KKN Bina Desa Berdampak” Perkuat Tata Kelola Kearsipan di UPN Veteran Jawa Timur
SURABAYA, LINTASDAERAHNEWS.COM – Upaya mewujudkan pengelolaan arsip yang tertib, aman, efektif, dan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi terus diperkuat melalui kolaborasi antara civitas akademika dan unit kerja terkait. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembukaan KKN Bina Desa Berdampak (Kearsipan) di lingkungan UPN “Veteran” Jawa Timur.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), khususnya Unit Kearsipan, dengan Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Politik (FISIBPOL) melalui keterlibatan mahasiswa Program Studi Administrasi Publik.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan tata kelola administrasi dan kearsipan di lingkungan kampus.
Kearsipan memiliki posisi penting dalam mendukung penyelenggaraan administrasi organisasi. Arsip tidak hanya dipandang sebagai kumpulan dokumen yang harus disimpan, tetapi juga merupakan sumber informasi dan bukti kegiatan organisasi yang memiliki nilai administratif, hukum, historis, dan kelembagaan. Oleh karena itu, pengelolaan arsip yang baik menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung tata kelola organisasi yang efektif dan akuntabel.
Melalui KKN Bina Desa Berdampak (Kearsipan), mahasiswa Administrasi Publik tidak hanya berperan sebagai peserta kegiatan, tetapi juga diharapkan mampu berkontribusi dalam proses identifikasi, penataan, pengelolaan, dan penguatan kesadaran mengenai pentingnya arsip di lingkungan organisasi.
Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami bahwa administrasi publik tidak hanya berkaitan dengan kebijakan publik dan pelayanan masyarakat, tetapi juga mencakup pengelolaan administrasi internal organisasi. Kearsipan menjadi bagian penting dari proses tersebut karena keberadaan arsip yang tertata dapat mendukung kelancaran pekerjaan, mempercepat pencarian informasi, meminimalkan risiko kehilangan dokumen, serta memperkuat akuntabilitas organisasi.
Transformasi digital turut memberikan tantangan sekaligus peluang bagi pengelolaan kearsipan. Perubahan dari pengelolaan arsip konvensional menuju arsip digital membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, sistem, prosedur, serta kesadaran mengenai keamanan informasi. Karena itu, kegiatan KKN Bina Desa Berdampak (Kearsipan) menjadi relevan dalam membangun pemahaman bahwa pengelolaan arsip harus dilakukan secara terencana dan menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan organisasi.
Penulis : Siti Mudhawamah, M.AP
Editor. : Hariono


Posting Komentar