TNI
Babinsa Jehem Hadiri Pembukaan Pasraman Wana Sari Banjar Adat Galiran
Bangli, Lintasdaerahnews. com ~ ||Dalam rangka mendukung kegiatan pembinaan keagamaan, adat dan budaya di wilayah binaan, Babinsa Desa Jehem Koramil 1626-03/Tembuku Sertu Kadek Muliana bersama Bhabinkamtibmas Desa Jehem Aiptu I Nyoman Subagia menghadiri undangan pembukaan Pasraman Wana Sari Banjar Adat Galiran Tahun 2026, bertempat di Balai Banjar Adat Galiran, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Minggu sore (13/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur MDA Kecamatan Tembuku, Perbekel Desa Jehem, Kelian Banjar Dinas Galiran, Bendesa Adat Galiran beserta prajuru, Pecalang serta Yowana Banjar Adat Galiran.
Pembukaan Pasraman Wana Sari diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan dengan sambutan Bendesa Adat Galiran, sambutan Perbekel Desa Jehem serta sambutan dari MDA Kecamatan Tembuku. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan kegiatan penutup.
Pasraman Wana Sari merupakan salah satu wadah kegiatan pembelajaran dan pembinaan generasi muda dalam memahami serta melestarikan nilai-nilai agama, adat, budaya dan kearifan lokal Bali. Melalui kegiatan tersebut diharapkan generasi muda dapat semakin memahami ajaran agama Hindu serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian adat dan budaya di lingkungan masyarakat.
Babinsa Desa Jehem Sertu Kadek Muliana mengatakan, kehadirannya bersama Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan dan kepedulian terhadap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda dan pelestarian adat serta budaya.
“Melalui kegiatan Pasraman ini, diharapkan anak-anak dan generasi muda dapat memperoleh pembelajaran agama, adat dan budaya secara berkelanjutan. Kami dari TNI bersama Polri siap mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga komunikasi dan sinergi dengan seluruh komponen masyarakat di wilayah binaan,” ujar Babinsa.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.IP., M.I.P. menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus sebagai upaya mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat.
“Kegiatan pembinaan keagamaan, adat dan budaya seperti Pasraman Wana Sari memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Dengan adanya sinergi antara aparat kewilayahan, tokoh adat, tokoh masyarakat dan masyarakat, diharapkan nilai-nilai luhur adat dan budaya dapat terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi penerus,” ungkap Dandim.
Dandim juga menekankan kepada para Babinsa agar senantiasa aktif hadir di tengah-tengah masyarakat serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur terkait guna mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman, tertib dan kondusif.
(Red)
Via
TNI

Posting Komentar