Gotong Royong di Sumber Wungu Jadi Ruang Kebersamaan Warga dan Tiga Pilar Desa Gedangsewu
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM – Dikawasan wisata Sumber Wungu, Dusun Duluran, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, terasa berbeda dari biasanya. Sejak Jum'at (22/5/2026) pukul 06.30 WIB, warga mulai berdatangan sambil membawa peralatan kerja bakti seperti sapu, cangkul, sabit, hingga karung sampah.
Di tengah udara pagi yang masih sejuk, warga tampak menyebar ke sejumlah titik untuk membersihkan area wisata dan lingkungan sekitar. Ada yang memotong rumput liar, mengangkat ranting kering, membersihkan saluran air, hingga merapikan jalan masuk kawasan wisata.
Yang menarik, kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke XXIII itu tidak hanya diikuti warga. Unsur tiga pilar desa juga terlihat membaur tanpa sekat bersama masyarakat. Kepala Desa Gedangsewu Ruslan Abdulgani, Babinsa Desa Gedangsewu Pelda Yasin, dan Bhabinkamtibmas Bripka Sadjzali tampak ikut turun langsung dalam kerja bakti tersebut.
Suasana pun terasa santai dan penuh keakraban. Di sela kegiatan, warga beberapa kali terlihat bercanda sambil beristirahat sejenak. Sebagian ibu-ibu PKK juga tampak membantu menyiapkan konsumsi sederhana untuk peserta kerja bakti.
Kepala Desa Gedangsewu, Ruslan Abdulgani, mengatakan kegiatan gotong royong sengaja dibuat sederhana namun melibatkan banyak unsur masyarakat agar rasa kebersamaan tetap terjaga.
"Kadang yang paling penting bukan hanya hasil bersih-bersihnya, tapi momen kumpul dan guyubnya warga. Sekarang orang sibuk dengan urusan masing-masing, jadi kegiatan seperti ini penting supaya hubungan sosial tetap hidup," ujarnya.
Menurut Ruslan, kawasan wisata Sumber Wungu menjadi salah satu titik yang rutin dibersihkan bersama karena cukup sering digunakan warga untuk aktivitas masyarakat maupun tempat berkumpul keluarga.
Sementara itu, Babinsa Desa Gedangsewu Koramil 0809/11 Pare Kodim Kediri Pelda Yasin, menilai budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat desa yang perlu dipertahankan di tengah perubahan zaman.
"Sekarang memang semua serba cepat dan praktis, tapi budaya saling membantu jangan sampai hilang. Dari kegiatan seperti ini, rasa peduli antarwarga bisa tetap terawat," katanya.
Hal senada juga disampaikan Bhabinkamtibmas Bripka Sadjzali, Ia menyebut kerja bakti bersama menjadi cara sederhana untuk membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat.
"Kalau bertemu warga hanya saat ada masalah saja tentu kurang baik. Justru lewat kegiatan santai seperti ini komunikasi bisa lebih cair dan hubungan masyarakat dengan aparat semakin dekat," ujarnya.
Selain tiga pilar desa, kegiatan tersebut juga diikuti pengawas desa, Ketua BPD beserta anggota, Ketua PKK Desa Gedangsewu bersama anggota, perangkat desa, dan sekitar 50 warga.
Kegiatan gotong royong berlangsung hingga pukul 08.00 WIB dalam suasana aman, lancar, dan penuh kebersamaan.(pen0809/majid)



Posting Komentar