Seminar Nasional Temu Mahasiswa Administrasi Publik 2025, UPN "Veteran" Jawa Timur Menjadi Tuan Rumah. Hadirkan Dosen Sebagai Moderator Panel Isu Ekonomi Kreatif
SURABAYA,LINTASDAERAHNEWS.COM - Seminar Nasional dalam rangka Temu Mahasiswa Administrasi Negara/Publik se-Jawa Timur Tahun 2025 sukses digelar dengan mengangkat tema “Optimalisasi Penguatan Ekonomi Kreatif dalam Mewujudkan Pembangunan yang Inklusif, Tangguh, dan Berkelanjutan”, pada Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, peneliti muda, dan praktisi administrasi publik dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, dosen Administrasi Publik, Magda Faradiba, dipercaya sebagai moderator panel untuk memandu jalannya diskusi antar-narasumber. Tugas ini menjadi kunci dalam memastikan alur pembahasan tetap fokus, seimbang, serta relevan dengan isu pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu motor pembangunan nasional.
Sebagai moderator, Magda Faradiba mengarahkan diskusi pada aspek strategis ekonomi kreatif seperti penguatan UMKM berbasis digital, inovasi kebijakan daerah, peran kolaborasi multipihak, hingga tantangan keberlanjutan lingkungan. Ia menekankan bahwa ekonomi kreatif harus dipandang bukan hanya sebagai sektor hiburan, tetapi sebagai ekosistem bernilai ekonomi yang menggerakkan lapangan kerja dan daya saing daerah.
“Keterlibatan perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan komunitas kreatif menjadi elemen penting dalam membentuk pembangunan yang inklusif dan tahan terhadap guncangan era digital,” ujarnya dalam sesi pembuka.
Dialog panel berjalan dinamis dengan interaksi aktif antara narasumber dan peserta. Para mahasiswa menunjukkan antusiasme melalui berbagai pertanyaan terkait peluang inovasi kebijakan, strategi pengembangan pasar kreatif lokal, serta implementasi sustainable creative industry di kota/kabupaten masing-masing.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa agenda ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai peran administrasi publik dalam sektor ekonomi kreatif, sekaligus memfasilitasi jejaring akademik antar kampus. “Kami berharap temu mahasiswa ini menjadi wadah untuk menciptakan ide-ide baru yang relevan bagi pembangunan daerah,” ujar ketua panitia.
Acara juga menghadirkan pemaparan materi dari akademisi dan praktisi industri kreatif yang membahas digitalisasi usaha, manajemen risiko, branding lokal, serta peran kebijakan pemerintah dalam pengembangan ekosistem kreatif.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber, moderator, dan seluruh peserta yang telah berkontribusi aktif dalam diskusi. Seminar Nasional ini diharapkan dapat memperkuat peran generasi muda administrasi publik dalam merumuskan gagasan pembangunan ekonomi yang adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan kebijakan ekonomi kreatif di era modern dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Penulis : Magda Faradiba M.A, S.S., MPA
Editor : Hariono



Posting Komentar