Ratusan Warga Ikuti Kirab Gunungan Unduh -Unduh di Kelurahan Pocanan , di Kawal Babinsa dan Bhabinkamtibmas
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Tradisi budaya dan spiritual kembali mewarnai Kota Kediri. Kirab Gunungan Unduh - unduh, yang digelar oleh Jemaat Gereja GKJW Jl Diponegoro, Kelurahan Pocanan , Kecamatan Kota , Kota Kediri menjadi bukti nyata toleransi lintas agama sekaligus simbol syukur atas limpahan berkah Tuhan.
Acara ini disambut antusias ratusan warga yang memadati rute kirab pada Minggu (7/6/2026) siang. Kirab dimulai dari Gereja GKJW Jl Diponegoro dan melintasi Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Jl Brawijaya, Jl WR Supratman, Jl Diponegoro hingga berakhir di Gereja GKJW.
Kegiatan kirab gunungan unduh - unduh tak luput dari pengawalan yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 0809/01 Kota Kodim Kediri bersama Bhabinkamtibmas Polsek Kota serta unsur keamanan dari gereja.
Pendeta GKJW Puput Yuniatmoko menyebut, kirab tahun ini mendapat dukungan penuh dari forum kerukunan umat beragama (FKUB). Ia berharap kirab ini dapat menjadi agenda wisata nasional ke depan. " Kota Kediri kota toleransi, dan kirab ini bukti budaya bisa mempersatukan," ujar Puput.
Gunungan Unduh - unduh tahun ini menampilkan simbol hasil bumi, seperti telur, pisang, ketela tape. Bahkan, juga produk modern, seperti mi instan dan tisu sebagai hasil olahan teknologi dari alam,”tambahnya.
Sementara itu, Danramil 0809/01 Kota Kapten Inf. Johar Mustofa saat dikonfirmasi menegaskan, “Bahwa acara budaya seperti ini berperan besar dalam merawat nilai kebersamaan dan toleransi antarumat beragama. “Adat dan budaya itu menyatukan, bukan membedakan,” tegasnya.
Simbol gunungan sendiri bermakna kepemimpinan yang mengayomi semua golongan, suatu filosofi yang selaras dengan semangat keberagaman Indonesia.
Kami dari Koramil 0809/01 Kota melalui Babinsa jajaran siap mendukung dan memberikan pengawalan terhadap segala bentuk kegiatan kemasyarakatan dan mendukung kelestarian budaya lokal di wilayah binaan.,”ucap Danramil. Hariono)




Posting Komentar