DANRAMIL 1626-01/BANGLI DUKUNG PENERAPAN PM-AAS MELALUI GERAKAN TANAM PADI SERENTAK
Bangli, Lintasdaerahnews. com ~ ||Dalam rangka mendukung program swasembada pangan dan percepatan peningkatan produksi padi, Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cke I Komang Gita bersama Babinsa Desa Bunutin Sertu Komang Yetrawan menghadiri sekaligus mendampingi kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak di Subak Medahan, Desa Bunutin, Kecamatan/Kabupaten Bangli, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada lahan seluas 6,21 hektare dengan menggunakan bibit padi jenis Inpari 32. Gerakan Tanam Padi Serentak ini merupakan bagian dari program swasembada pangan melalui penerapan teknologi Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) dengan metode Tabela (Tanam Benih Langsung), mengusung tema “Bali Menuju 15.976 Ha”.
Kegiatan diselenggarakan oleh Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Bali bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangli, dalam rangka mendukung percepatan peningkatan produksi padi, optimalisasi lahan pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Bali Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P.; perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Plt. Kabid TPH Ni Putu Wina Ningsih, S.P., M.Agb.; perwakilan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangli; Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cke I Komang Gita; Ketua Kelompok Substansi PPL Provinsi Bali; Katimker PPL Kabupaten Bangli; Perbekel Desa Bunutin; Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Bunutin; PPL Kabupaten Bangli; Tim PT Pupuk Indonesia; Kelompok Tani Subak Medahan serta undangan lainnya, dengan jumlah peserta kurang lebih 50 orang.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta secara bersama-sama melaksanakan penanaman padi menggunakan metode Tabela sebagai salah satu bentuk penerapan teknologi pertanian modern. Metode tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi proses tanam, mengoptimalkan pemanfaatan lahan serta mendukung peningkatan produktivitas hasil pertanian.
Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Bali Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P., mengatakan bahwa kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak merupakan salah satu upaya untuk mendorong percepatan peningkatan produksi padi melalui penerapan teknologi pertanian modern.
“Penerapan teknologi Pertanian Modern melalui metode Tabela diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam proses budidaya, mengoptimalkan pemanfaatan lahan serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Untuk itu, sinergi antara pemerintah, TNI, penyuluh pertanian dan kelompok tani sangat penting dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan,” ujarnya.
Danramil 1626-01/Bangli Kapten Cke I Komang Gita mengatakan, keterlibatan TNI melalui pendampingan Babinsa merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.
“Koramil 1626-01/Bangli siap mendukung dan mendampingi para petani bersama instansi terkait. Melalui penerapan teknologi pertanian modern, diharapkan produktivitas pertanian semakin meningkat sehingga dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan,” ungkapnya.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., mengatakan bahwa jajaran Kodim 1626/Bangli melalui Koramil dan Babinsa akan terus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dengan melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaan.
“Kegiatan tanam padi serentak ini menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah, TNI, penyuluh pertanian dan kelompok tani dalam mendukung peningkatan produksi pangan. Kami akan terus memberikan pendampingan dan membantu para petani dalam mengoptimalkan potensi pertanian di wilayah,” pungkas Dandim.
Kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak di Subak Medahan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar serta mendapat antusiasme dari kelompok tani dan masyarakat setempat.
(Red)

Posting Komentar