Bijak Kelola Uang, Sejahtera Bersama: Dosen Administrasi Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Berikan Edukasi Literasi Keuangan Di Desa Gemurung
SURABAYA, LINTASDAERAHNEWS.COM – Tim dosen Program Studi Administrasi Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur (UPN "Veteran" Jatim), menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema literasi keuangan bertempat di Balai Desa Gemurung , Surabaya pada Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas warga desa dalam mengelola keuangan rumah tangga secara lebih sehat dan terencana.
Kegiatan ini diikuti oleh warga Desa Gemurung yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga sekaligus pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Profil peserta ini menjadikan materi yang disampaikan semakin relevan, mengingat adanya tantangan ganda dalam mengelola keuangan, yaitu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga keberlangsungan usaha yang dijalankan.
Kegiatan edukasi ini disampaikan melalui dua sesi pembahasan yang saling melengkapi. Sesi pertama bertema "Cerdas Kelola Keuangan Keluarga: Tagihan Terkendali, Tabungan Semakin Tinggi" disampaikan oleh Ibu Masriyah. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya menyusun anggaran rumah tangga secara sistematis, memisahkan pos kebutuhan primer dan sekunder, serta menerapkan strategi pengendalian tagihan bulanan agar tidak membebani arus kas keluarga.
Materi ini juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan menabung secara konsisten sebagai fondasi ketahanan ekonomi keluarga dalam jangka panjang.
Sesi kedua mengangkat topik "Cerdas Memilih, Bijak Membeli: Pengelolaan Keuangan Keluarga di Tengah Tren Belanja Online dan Gaya Hidup Konsumtif" yang dipaparkan oleh Ibu Rizka Kurnia. Peserta diberikan pemahaman mengenai kemudahan akses terhadap platform e-commerce dan maraknya promosi digital turut mendorong perilaku konsumtif masyarakat.
Peserta juga diajak memahami cara membedakan kebutuhan dan keinginan, strategi menghindari pembelian impulsif, serta pentingnya berpikir kritis sebelum melakukan transaksi belanja daring agar keuangan keluarga tetap terjaga.
Salah satu momen yang menarik perhatian dalam kegiatan ini adalah sesi tanya jawab, yang menghadirkan diskusi aktif antara peserta dan narasumber. Salah satu warga yang juga pelaku usaha UMKM menyampaikan pertanyaan mengenai strategi pengelolaan keuangan bagi rumah tangga dengan pendapatan harian yang tidak menentu, kondisi yang umum dialami oleh pelaku usaha mikro.
Menanggapi pertanyaan tersebut, narasumber menjelaskan bahwa prinsip pengelolaan keuangan dapat tetap diterapkan menggunakan pendekatan alokasi 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan serta investasi. Untuk mengantisipasi fluktuasi pendapatan harian, narasumber menyarankan agar perhitungan alokasi tersebut didasarkan pada pendapatan rata-rata harian, atau bila diperlukan kehati-hatian lebih tinggi, dapat menggunakan estimasi pendapatan terendah sebagai acuan.
Dengan pendekatan ini, apabila pendapatan aktual yang diperoleh lebih tinggi dari estimasi, kelebihannya dapat dialokasikan sebagai tambahan tabungan, sehingga pengelolaan keuangan tetap terkendali meski penghasilan tidak tetap.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini menegaskan komitmen Program Studi Administrasi Bisnis UPN "Veteran" Jawa Timur dalam menjembatani ilmu pengetahuan di bidang manajemen keuangan dengan kebutuhan riil masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro yang menjadi tulang punggung perekonomian di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar di lingkungan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berkontribusi langsung dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui transfer pengetahuan yang aplikatif dan kontekstual.
Selanjutnya diharapkan melalui edukasi literasi keuangan ini, warga Desa Gemurung, khususnya para ibu rumah tangga pelaku UMKM, dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan keluarga maupun usaha, mampu mengendalikan pengeluaran secara proporsional, serta memiliki kesadaran menabung dan berinvestasi yang lebih baik guna mendukung kesejahteraan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
Penulis : Rizka Kurnia Andaru, S.AB., M.AB
Editor. : Hariono


Posting Komentar