Tingkatkan Ekonomi Digital, Tim Abdimas UPNVJT Beri Pelatihan Digital Branding dan AI Marketing pada Kelompok Tani di Kecamatan Tirtoyudo Malang
MALANG, LINTASDAERAHNEWS.COM - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) memberikan pelatihan Digital Branding dan AI Marketing kepada 20 peserta dari Kelompok Tani Hidup Makmur dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sekar Gading di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Senin (13/07/26) di Pendopo Margading, Desa Arjoyoso, yang merupakan kediaman Maliadi, salah satu anggota Kelompok Tani Hidup Makmur.
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pemasaran dan pengembangan produk unggulan kelompok tani.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Abdimas UPNVJT yang beraggotakan Augustin Mustika Chairil, Diana Aqidatun Nisa, dan Galuh Pratama memberikan materi mengenai pentingnya digital branding, khususnya dalam membangun identitas produk melalui logo, kemasan, dan penyampaian cerita produk kepada konsumen. Peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung proses pemasaran melalui pembuatan storytelling yang lebih menarik.
Pelatihan dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan praktik sederhana menggunakan Gemini AI. Peserta diajak untuk mencoba secara langsung bagaimana teknologi AI dapat digunakan untuk membantu membuat ide promosi dan cerita pemasaran produk. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, bahkan sejumlah peserta meminta masukan dari Tim Abdimas terkait pengembangan logo dan kemasan produk unggulan mereka.
Sutomo, Ketua Kelompok Tani Hidup Makmur, mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut memberikan wawasan baru bagi anggota kelompok, terutama mengenai pentingnya tampilan dan identitas produk dalam pemasaran digital. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami yang bahkan tidak memahami pentingnya kemasan dan logo untuk jualan di media sosial,” ujar Sutomo.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Kelompok Wanita Tani Dewi Sekar Gading, Dita, berharap pelatihan ini dapat mendorong anggota KWT untuk mulai mengembangkan produk yang dapat dipasarkan secara lebih luas. “Dengan pelatihan ini semoga ibu-ibu KWT mau mulai produksi untuk penjualan dan mulai memikirkan kemasan untuk produknya,” ucap Dita.
Ketua Tim Abdimas, Augustin, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan peserta dalam menggunakan teknologi digital, tetapi juga mendorong kelompok tani dan KWT untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal. Selama ini, salah satu potensi utama masyarakat adalah kopi yang masih banyak dijual dalam bentuk green beans kepada penadah.
“Semoga dengan kegiatan ini, kelompok tani dan KWT dapat menambah penghasilan dan tidak hanya menjual produk kopinya secara green beans di penadah, yang akhirnya dapat menciptakan ketahanan ekonomi untuk keluarga,” ucap Augustin.
Melalui pelatihan Digital Branding dan AI Marketing ini, Tim Abdimas UPNVJT berharap masyarakat dapat mulai memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha. Penguatan identitas produk, inovasi kemasan, serta pemanfaatan storytelling berbasis AI diharapkan mampu meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk lokal di pasar digital.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal dalam mendorong transformasi ekonomi digital di tingkat petani kopi di Kec. Tirtoyudo. Dengan meningkatnya kemampuan kelompok tani dan KWT dalam membangun merek serta memasarkan produknya secara digital, potensi ekonomi lokal di Kecamatan Tirtoyudo diharapkan dapat berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga.
Penulis : Augustin Mustika Chairil
Editor : Hariono



Posting Komentar