Kasdim 0809/Kediri Bekali 64 Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Wahidiyah tentang Bela Negara
KEDIRI, LINTASDAERAHNEWS.COM - Memasuki lingkungan perguruan tinggi, mahasiswa baru tidak hanya dituntut beradaptasi dengan sistem akademik, tetapi juga memahami perannya sebagai bagian dari generasi penerus bangsa. Nilai kebangsaan, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar menjadi bagian penting dalam membentuk karakter mahasiswa.
Hal tersebut disampaikan Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf. Yuliadi Purnomo saat memberikan materi bertajuk Kehidupan Berbangsa, Bernegara dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara kepada 64 mahasiswa Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ekonomi Universitas Wahidiyah Tahun 2026/2027. Rabu (19/8/ 2026).
Kegiatan berlangsung di Gedung Fakultas Ekonomi Universitas Wahidiyah Jl. KH Wachid Hasyim Kelurahan Bandar Lor , kecamatan Mojoroto, Kota Kediri . Dan turut dihadiri oleh Rektor Universitas Wahidiyah Dr. Fauziah Isnaini, Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf. Yuliadi Purnomo,Ketua Panitia Nurul Arifin,Para Pembina Universitas Wahidiyah, Moderator Abdul Rahman dan para mahasiswa peserta PKKMB.
Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf. Yuliadi Purnomo menekankan bahwa bela negara bukan hanya berkaitan dengan tugas pertahanan, tetapi merupakan tanggung jawab setiap warga negara yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari - hari. Sikap disiplin, bertanggung jawab, mencintai tanah air, menjaga persatuan, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan menjadi bentuk nyata kesadaran bela negara.
"Kesadaran bela negara merupakan bagian dari tanggung jawab seluruh warga negara. Bela negara dapat dimulai dari hal - hal sederhana, seperti menunjukkan sikap disiplin, bertanggung jawab, cinta tanah air, menjaga persatuan, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan,"ujarnya.
Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, generasi muda perlu memiliki wawasan kebangsaan sekaligus memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara agar dapat berkontribusi sesuai bidang dan kemampuan masing - masing.
"Generasi muda diharapkan mampu menjadi agen penerus bangsa dengan menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setiap orang dapat berkontribusi dan membela negara sesuai dengan peran serta kemampuannya," katanya.
Pemberian materi tersebut menjadi bagian dari pembekalan mahasiswa baru agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan kesadaran kebangsaan. Melalui pemahaman sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan nilai persatuan, tanggung jawab, dan cinta tanah air dalam kehidupan kampus maupun di tengah masyarakat.(Hariono)






Posting Komentar