Hadiri FGD dan Dialog Kebangsaan, Ini Pesan Kasdim 0809/Kediri kepada Generasi Muda
KEDIRI,LINTASDAERHNEWS.COM - Semangat kebangsaan dan persatuan menjadi pesan utama dalam Dialog Kebangsaan dan Ngopi Bareng yang digelar Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Forkopimda dan Mahasiswa dari perwakilan perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Kediri. Kamis (13/8/2026).
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan dialog kebangsaan tersebut digelar di Lantai 2 Kantor BKPSDM Kabupaten Kediri dan dihadiri oleh Sekda Kabupaten Kediri, Bakesbangpol Kabupaten Kediri,Wakapolres Kediri,Kasdim ,Ketua DPD LVRI,Kasat Intelkam Polres Kediri, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri,UPT Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri,Cabdin Kabupaten Kediri,Bamag Kabupaten Kediri,MKLI Kabupaten Kediri,Kemenag Kabupaten Kediri, Komunitas Bonggol Jagung Kediri, Narasumber, Perwakilan NU, Perwakilan FKUB dan Perwakilan beberapa Orang Mahasiswa dari Universitas.
Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berdiskusi dan bertukar gagasan antara pemerintah daerah dengan kalangan mahasiswa dan pemuda. Dialog berlangsung dalam suasana santai, namun tetap sarat dengan pembahasan mengenai peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf. Yuliadi Purnomo yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi, para pemuda diharapkan mampu menjaga semangat kebangsaan serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Generasi muda adalah bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, mari kita rawat semangat kebangsaan, jaga persatuan dan kesatuan, serta terus membangun kebersamaan, ” pesan Kasdim.
Menurutnya, perbedaan pandangan, latar belakang maupun pilihan bukanlah alasan untuk saling menjauh. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih maju.
Kasdim juga mengajak mahasiswa dan organisasi kepemudaan untuk menjadi contoh positif di tengah masyarakat. Semangat gotong royong, toleransi, kepedulian sosial dan kecintaan terhadap tanah air perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari - hari.
“Gunakan energi muda untuk hal-hal yang positif. Jadilah generasi yang kritis, cerdas, tetapi tetap santun dan menjunjung tinggi persatuan, ” tambahnya.
Dialog kebangsaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan gagasan dan langkah nyata dari generasi muda untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa.
Melalui kegiatan seperti ini, sinergi antara pemerintah, TNI, mahasiswa dan organisasi kepemudaan diharapkan semakin kuat, sehingga tercipta generasi muda Kabupaten Kediri yang berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan dan siap menjadi bagian dari masa depan Indonesia.(Hariono)





Posting Komentar