TNI
Bangun Keluarga Harmonis, Dandim 0819 Pasuruan Ikuti Parenting Hybrid Kodam V/Brawijaya
PASURUAN, Lintasdaerahnews. com ~ ||Komandan Kodim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., bersama anggota dan Persit mengikuti kegiatan Parenting Hybrid bagi keluarga besar Kodam V/Brawijaya yang dilaksanakan secara daring melalui video conference (vidcon), bertempat di Ruang Data Kodim 0819/Pasuruan, Senin (24/8/26).
Kegiatan parenting tersebut menghadirkan pembicara dr. Aisah Dahlan, CM.NLP., CCHt., CI, dengan mengangkat tema “Penguatan Hubungan Suami-Istri dan Sinergi Pola Asuh dalam Membentuk Kepribadian Anak yang Berakhlak, Cerdas dan Mandiri”.
Hal ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keluarga besar TNI AD, khususnya dalam membangun ketahanan keluarga melalui penguatan komunikasi antara suami dan istri serta keselarasan dalam menerapkan pola asuh terhadap anak.
Turut mengikuti kegiatan secara virtual Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah V/Brawijaya Ibu Vira Rudy Saladin.
Dalam pemaparannya, dr. Aisah Dahlan menekankan pentingnya hubungan harmonis antara suami dan istri sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat bagi tumbuh kembang anak. Kesamaan visi, komunikasi yang baik, serta keteladanan orang tua dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak.
Pola asuh yang dilakukan secara sinergis juga menjadi kunci agar anak mendapatkan arahan yang konsisten, sekaligus tumbuh menjadi pribadi yang memiliki akhlak baik, kecerdasan, rasa percaya diri dan kemandirian.
Bagi keluarga besar TNI, penguatan ketahanan keluarga memiliki arti strategis. Keluarga yang harmonis tidak hanya memberikan ruang tumbuh yang positif bagi anak, tetapi juga menjadi sumber kekuatan moral dan motivasi bagi prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui kegiatan Parenting Hybrid ini, Kodam V/Brawijaya menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan keluarga sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembinaan personel. Keluarga yang kuat menjadi landasan bagi prajurit untuk melaksanakan tugas secara profesional, humanis dan penuh tanggung jawab.
Pada akhirnya, penguatan hubungan suami-istri dan keselarasan pola asuh bukan sekadar persoalan kehidupan rumah tangga, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk generasi penerus yang berkarakter, berakhlak, cerdas dan mampu berdiri secara mandiri.
(Red)
Via
TNI

Posting Komentar