Sambut 1 Muharram 1448 H, Pengajian Akbar di Kaligedok Margourip Ngancar Dikawal Ketat TNI Polri
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Ribuan warga memadati halaman Yayasan Baitul Hikmah Al Huda Dusun Kaligedok, Desa Margourip, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri untuk menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah pada Selasa (16/6//2026) malam.
Guna memastikan acara keagamaan ini berjalan dengan khidmat, Koramil 0809/20 Ngancar Kodim Kediri bersama Kepolisian Sektor Ngancar hadir langsung mengawal jalannya kegiatan.
Acara yang dimulai pukul 19:30 WIB tersebut juga dihadiri oleh Unsur Forkopimcam Ngancar, Penceramah Muda Gus Iqdam, Para Itansi terkait, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan jamaah sekitar 2.400 orang. Kehadiran aparat TNI-Polri dan unsur pemerintahan ini menegaskan sinergi yang kuat di tingkat kewilayahan.
Danramil 0809/20 Ngancar Kapten Czi Roberto Hutabarat saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk selalu hadir di agenda tengah - tengah besar masyarakat. Pengawalan dan kehadiran fisik TNI di lokasi dinilai penting untuk memberikan rasa aman kepada para jemaah yang hadir.
“Kami dari TNI Kodim 0809/Kediri khususnya Koramil 0809/20 Ngancar akan terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat sebagai wujud pelayanan, pendampingan dan perlindungan yang nyata. Kehadiran Kami beserta Anggota dan pihak Kepolisian di pengajian tersebut juga bertujuan untuk memperkuat sinergitas dengan warga dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Ngancar,” kata Danramil. Rabu (17/6/2026) kepada media.
Lebih lanjut, Kapten Czi Roberto menjelaskan bahwa pengajian akbar ini bukanlah sekedar rutinitas perayaan hari besar keagamaan. Momen ini ruang menjadi sangat baik bagi masyarakat untuk melakukan introspeksi sekaligus memperkuat benteng moral di lingkungan tempat tinggal.
“Pengajian ini digelar sebagai sarana yang sangat baik untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat. Ini adalah momentum refleksi diri yang berharga dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Selain aspek spiritual, kegiatan luhur ini juga menjadi wadah efektif untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa persatuan di antara warga,” jelas Kapten Czi Roberto.
Dirinya juga menambahkan, selain keamanan lokasi, kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tengah jemaah pengajian dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi dan membangun komunikasi dua arah yang lebih cair.
“Kehadiran Babinsa di lapangan merupakan bentuk dukungan penuh TNI terhadap kegiatan keagamaan masyarakat. Ini juga merupakan upaya kami untuk menjalin komunikasi dan kemitraan yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Jika komunikasi terjalin erat, kita bisa bersama - sama menjaga situasi keamanan dan komunikasi masyarakat agar tetap kondusif,” imbuh Danramil.
Hingga penceramah selesai menyampaikan tausiyahnya, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Danramil mengapresiasi kerja keras panitia dan kedisiplinan para jemaah yang telah menjaga Izin bersama selama acara berlangsung.
“Kami sangat berterima kasih dan berterima kasih kepada seluruh warga serta panitia penyelenggara. Selama kegiatan pengajian berlangsung dari awal hingga malam larut, situasi di lokasi terpantau sangat tertib, aman, dan lancar tanpa ada kendala sedikit pun,” pungkas Danramil.(Hariono)



Posting Komentar