TNI
Pembangunan Jembatan Garuda Dimulai, Babinsa dan Warga Kerjakan Pondasi Cakar Ayam
Bangli, Lintasdaerahnews. com ~ ||Guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah binaan, Babinsa Desa Kayubihi Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli, Serka I Wayan Suastika bersama anggota Kodim 1626/Bangli dan masyarakat setempat melaksanakan kegiatan pembuatan lubang pondasi cakar ayam sebagai tahap awal pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan unsur TNI dan masyarakat. Pekerjaan diawali dengan pengukuran titik-titik pondasi, kemudian dilanjutkan dengan penggalian lubang pondasi cakar ayam sesuai dengan rencana konstruksi yang telah ditetapkan. Pondasi cakar ayam merupakan bagian penting dalam pembangunan jembatan karena berfungsi sebagai penopang utama struktur sehingga mampu memberikan kekuatan dan kestabilan konstruksi jembatan.
Di sela-sela kegiatan, Serka I Wayan Suastika mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan infrastruktur merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kemajuan wilayah serta upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui semangat gotong royong, diharapkan pembangunan Jembatan Garuda dapat berjalan lancar dan selesai sesuai dengan target yang telah direncanakan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sarana umum yang nantinya akan memberikan manfaat besar bagi warga. Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, pekerjaan dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan hasilnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, masyarakat Desa Kayubihi menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi aktif Babinsa bersama anggota Kodim 1626/Bangli dalam membantu pembangunan jembatan. Kehadiran TNI dinilai mampu memberikan motivasi serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Dengan adanya dukungan dari TNI, pekerjaan menjadi lebih ringan dan semangat gotong royong masyarakat semakin meningkat,” ungkap salah seorang warga.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., menegaskan bahwa jajaran Babinsa akan selalu hadir dan berperan aktif dalam mendukung setiap kegiatan pembangunan di wilayah binaan. Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Garuda dapat memberikan manfaat yang besar dalam menunjang mobilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen TNI AD untuk terus mendukung pembangunan wilayah. Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” tegas Dandim.
Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan budaya gotong royong dalam setiap kegiatan pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat agar hasil yang dicapai dapat memberikan manfaat yang optimal bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan warga.
“Mari kita terus pelihara semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa. Dengan kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, setiap program pembangunan akan dapat terlaksana dengan baik, sehingga mampu mendorong kemajuan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya.
(Red)
Via
TNI

Posting Komentar