Perkuat UMKM Perempuan di Era Digital, Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJT Beri Pendampingan Literasi Digital bagi UMKM Binaan Kelurahan Barata Jaya
SURABAYA,LINTASDAERAHNEWS.COM – Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat menjalankan usaha, termasuk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis, kemampuan literasi digital menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki pelaku UMKM agar mampu bertahan, berkembang, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Tidak hanya sekadar memahami penggunaan media sosial, literasi digital juga mencakup kemampuan membangun komunikasi pemasaran, menciptakan konten promosi, hingga memahami perilaku konsumen di ruang digital.
Bagi UMKM perempuan, penguasaan literasi digital memiliki peran yang semakin strategis dalam mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga dan masyarakat. Perempuan tidak lagi hanya menjadi pelaku usaha rumahan, tetapi juga penggerak ekonomi kreatif yang mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dengan akses digital yang tepat, UMKM perempuan dapat meningkatkan daya saing produk, memperluas jaringan pemasaran, serta memperkuat keberlanjutan usaha di era ekonomi digital.
Berangkat dari pentingnya penguatan kapasitas digital bagi pelaku UMKM perempuan, dosen Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan literasi digital bagi UMKM wanita binaan Kelurahan Barata Jaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pelaku UMKM dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha.
Dalam kegiatan pendampingan ini, peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar literasi digital, strategi komunikasi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial untuk branding produk, hingga teknik membuat konten promosi yang menarik dan komunikatif. Para peserta juga diajak memahami pentingnya membangun identitas usaha (branding) agar produk UMKM memiliki nilai tambah dan lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui praktik langsung pembuatan konten digital dan simulasi promosi produk di media sosial. Dengan metode ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu mengembangkan keterampilan digital secara aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan usaha mereka sehari-hari.
Dosen Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur, Dian Hutami Rahmawati, S.I.Kom., M.Med.Kom., menjelaskan bahwa literasi digital menjadi salah satu kunci penting dalam pengembangan UMKM di era modern.
“Saat ini pelaku UMKM tidak cukup hanya memiliki produk yang baik, tetapi juga harus mampu memasarkan produknya secara digital. Literasi digital membantu UMKM perempuan lebih percaya diri dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha dan memperluas pasar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui UMKM memiliki dampak yang besar terhadap ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat.
“Ketika perempuan memiliki kemampuan ekonomi dan keterampilan digital, mereka tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi di lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Kegiatan pendampingan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-5 yaitu Kesetaraan Gender (Gender Equality) melalui pemberdayaan perempuan dalam sektor ekonomi, serta tujuan ke-8 yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan kapasitas UMKM berbasis digital. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung tujuan ke-9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure) dengan mendorong transformasi digital UMKM agar lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era ekonomi digital.
Penulis : Dian Hutami Rahmawati
Editor. : Hariono


Posting Komentar