Limbah Sayur dan Buah Rumah Tangga, Bisakah Menjadi Pestisida Organik untuk Tanaman Pekarangan?
MALANG,LINTASDAERAHNEWS.COM – Siapa sangka, limbah sayur dan buah rumah tangga yang selama ini dianggap sampah ternyata dapat diolah menjadi pestisida organik yang bermanfaat bagi tanaman pekarangan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Memanfaatkan Limbah Sayur dan Buah Rumah Tangga Menjadi Pestisida Organik” masyarakat diajak untuk melihat limbah rumah tangga dari sudut pandang yang berbeda, yakni sebagai bahan yang memiliki nilai guna dan manfaat bagi lingkungan maupun pertanian rumah tangga.
Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh Ika Sari Tondang, S.P., M.Sc selaku Dosen Agribisnis Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur yang diberikan kepada warga RT 05 RW 12, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis – Malang.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk nyata pemberdayaan masyarakat dalam mengelola limbah organik rumah tangga sekaligus mendukung praktik pertanian ramah lingkungan. Tim pengabdian memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengelola sampah organik serta pemanfaatannya menjadi pestisida organik yang aman untuk tanaman pekarangan seperti sayuran, tanaman obat keluarga, dan tanaman hortikultura lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan penyuluhan dan pengetahuan mengenai jenis-jenis limbah sayur dan buah yang dapat dimanfaatkan, seperti kulit bawang, cabai, kulit jeruk, sisa sayuran, serta bahan organik lainnya yang memiliki kandungan senyawa alami sebagai pengendali hama. Melalui proses pengolahan sederhana, bahan-bahan tersebut difermentasi menjadi pestisida organik cair yang dapat digunakan untuk membantu mengendalikan hama tanaman tanpa menimbulkan residu kimia berbahaya.
Tim pengabdian menjelaskan bahwa inovasi ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat mengatasi hama tanaman secara alami, tetapi juga menjadi solusi dalam mengurangi volume sampah rumah tangga yang selama ini menjadi persoalan lingkungan. “Apakah limbah dapur hanya akan berakhir di tempat sampah? Ternyata tidak. Dengan pengolahan yang tepat, limbah sayur dan buah dapat menjadi pestisida organik yang murah, aman, dan bermanfaat untuk tanaman pekarangan,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi masyarakat bahwa pengelolaan limbah rumah tangga dapat dilakukan dengan cara yang sederhana namun berdampak besar.
Melalui kegiatan pengabdian ini, masyarakat diajak untuk menjawab pertanyaan sederhana namun penting: mengapa limbah sayur dan buah harus dibuang begitu saja, jika dapat diolah menjadi solusi bagi tanaman pekarangan? Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik secara bijak, mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia, serta menciptakan lingkungan rumah yang lebih sehat, bersih, dan produktif.
Penulis : Ika Sari Tondang (Dosen Agribisnis Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur)
Editor. : Hariono


Posting Komentar