Akademisi dan Praktisi Bahas Masa Depan Kurikulum Ilmu Sosial Humaniora di Tengah Transformasi Digital
SURABAYA,LINTASDAERAHNEWS.COM - Fakultas Ilmu Sosial, Budaya dan Politik (FISIBPOL) UPN "Veteran" Jawa Timur menggelar Diskusi Publik bertema “Reposisi Kurikulum Ilmu Sosial Humaniora dalam Menyikapi Transformasi Digital dan Kebijakan Penataan Program Studi” pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Twin Tower B Lantai 11 Gedung Twin Tower B UPN "Veteran" Jawa Timur dan dihadiri oleh akademisi, praktisi pendidikan, dosen, serta mahasiswa.
Diskusi publik tersebut menjadi ruang dialog akademik untuk membahas tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital. Perubahan teknologi yang berlangsung cepat dinilai menuntut perguruan tinggi untuk melakukan penyesuaian kurikulum agar lebih adaptif, relevan, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan kebijakan pendidikan nasional.
Para narasumber menyoroti pentingnya penguatan kompetensi digital tanpa meninggalkan karakter dasar ilmu sosial humaniora. Kurikulum dinilai tidak hanya berfungsi sebagai perangkat akademik, tetapi juga sebagai instrumen pembentukan kemampuan berpikir kritis, etika, komunikasi, dan sensitivitas sosial mahasiswa di tengah perkembangan teknologi digital.
Selain membahas transformasi digital, forum diskusi juga menyinggung kebijakan penataan program studi yang saat ini menjadi perhatian perguruan tinggi. Kebijakan tersebut dipandang perlu disikapi secara strategis agar pengembangan program studi tetap mampu menjaga kualitas akademik sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat dan industri pada masa mendatang.
Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara akademisi dan praktisi dalam merumuskan arah pengembangan pendidikan tinggi, khususnya pada rumpun ilmu sosial humaniora. Melalui diskusi publik ini, FISIBPOL UPN “Veteran” Jawa Timur berupaya mendorong lahirnya gagasan inovatif dalam pengembangan kurikulum yang responsif terhadap perubahan zaman.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi dan diskusi bersama peserta. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan pandangan kritis terkait tantangan implementasi kurikulum di era digital, termasuk peluang integrasi teknologi dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Penulis : Berliana Mustika Rani, S.Sos., M.KP
Editor : Hariono


Posting Komentar