TNI
Babinsa Bebalang Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan Secara Damai
Bangli, Lintasdaerahnews. com ~ ||Dalam rangka menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif, Babinsa Kelurahan Bebalang, Koramil 1626-01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Kopda I Nengah Sudarma melaksanakan monitoring sekaligus pengamanan kegiatan pengukuran tanah/pekarangan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), bertempat di Banjar Adat Tegal, Kelurahan Bebalang, Kecamatan/Kabupaten Bangli kemarin. Sabtu (11/4)26).
Kegiatan pengukuran tersebut dilaksanakan terkait permasalahan sengketa lahan pekarangan antara Pihak Pertama, I Wayan Nariada, dengan Pihak Kedua, I Putu Eka Putra. Dalam proses penyelesaian, pihak kedua mengajukan tuntutan agar pembagian lahan dilakukan secara sama rata.
Melalui parum (rapat) yang telah dilaksanakan sebelumnya, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan dengan pembagian lahan secara adil dan merata. Kesepakatan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pengukuran langsung oleh pihak BPN guna memastikan kejelasan batas dan luas lahan masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bendesa Adat Bebalang selaku mediator, Lurah Bebalang, Babinsa Kelurahan Bebalang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bebalang, Kepala Lingkungan (Kepling) Tegal, Prajuru Banjar Adat Tegal, Pihak Pertama beserta keluarga, serta Pihak Kedua beserta keluarga.
Bendesa Adat Bebalang selaku mediator menyampaikan bahwa penyelesaian permasalahan ini mengedepankan musyawarah dan mufakat sesuai dengan awig-awig yang berlaku. “Kami berupaya memfasilitasi kedua belah pihak agar mencapai kesepakatan secara damai. Dengan adanya kesepakatan pembagian lahan secara adil, diharapkan hubungan kekeluargaan tetap terjaga dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” ungkapnya.
Dii sela-sela kegiatan, Babinsa Kelurahan Bebalang menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. “Kami hadir untuk memberikan rasa aman serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama proses berlangsung,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di lapangan merupakan wujud nyata peran TNI AD dalam membantu penyelesaian permasalahan masyarakat di wilayah binaan. “Kami selalu menekankan kepada seluruh Babinsa agar aktif hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membantu penyelesaian permasalahan secara damai dan mengedepankan musyawarah mufakat,” ujarnya.
Dandim juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah, dan tokoh adat sangat penting dalam menjaga stabilitas serta keharmonisan di lingkungan masyarakat. “Dengan adanya kebersamaan dan komunikasi yang baik, setiap permasalahan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik yang berkepanjangan,” tambahnya.
Dengan adanya kesepakatan bersama dan pengukuran yang dilakukan oleh BPN, diharapkan permasalahan sengketa lahan dapat terselesaikan secara damai serta tidak menimbulkan konflik di kemudian hari,” tutup Dandim.
(Red)
Via
TNI

Posting Komentar