Project Akuntansi Bela Negara: Mahasiswa UPN Jatim Dorong UMKM RS Gatoel Terapkan Efisiensi Hijau dan Titik Aman Usaha
MOJOKERTO,LINTASDAERAHNEWS.COM – Kesibukan melayani pembeli makanan dan minuman sehari-hari sering kali membuat para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengesampingkan urusan pencatatan keuangan. Merespons kondisi tersebut, tim mahasiswa Akuntansi UPN "Veteran" Jawa Timur yang terdiri dari Kamilah, Virly, Azzahra, Haleluya, dan Petra turun langsung ke Koperasi Karyawan RS Gatoel, Mojokerto pada Sabtu (9/5/2026).
Melalui proyek Akuntansi Bela Negara (ABN), mereka mengajak para mitra UMKM untuk mulai melek finansial, memisahkan uang usaha dan pribadi, sekaligus peduli lingkungan melalui praktik green efficiency demi kelangsungan bisnis yang lebih sehat.
Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan bersama Koperasi Karyawan Rumah Sakit Gatoel Mojokerto ini dilatarbelakangi oleh masih adanya pelaku UMKM yang belum memahami pengelolaan keuangan usaha secara sederhana dan praktis dalam kegiatan sehari-hari. Banyak pelaku usaha yang masih mencampurkan uang modal dengan hasil keuntungan penjualan sehingga kesulitan mengetahui apakah usaha yang dijalankan benar-benar menghasilkan laba atau justru masih berada pada tahap pengembalian modal. Selain itu, kesadaran mengenai pentingnya efisiensi usaha dan higienitas dalam proses penjualan juga masih perlu ditingkatkan, mulai dari kebersihan tempat berjualan hingga penggunaan kemasan yang lebih rapi dan aman.
Melalui kegiatan ini, tim mahasiswa Program Studi Akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur memberikan edukasi mengenai implementasi Break Even Point (BEP) harian serta literasi keuangan berbasis green efficiency dengan pendekatan yang sederhana, aplikatif, dan mudah dipahami oleh para pelaku UMKM binaan Koperasi Karyawan Rumah Sakit Gatoel Mojokerto. Materi edukasi yang diberikan meliputi pengenalan Break Even Point (BEP) harian, pengelolaan modal dan keuntungan usaha, serta pentingnya efisiensi dan higienitas dalam menjalankan usaha.
Dalam pemaparan materi, peserta dijelaskan cara menghitung total modal harian yang berasal dari biaya bahan baku, bahan penolong, hingga kebutuhan operasional sederhana seperti kemasan dan gas. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai cara membedakan uang modal dan keuntungan agar hasil penjualan tidak tercampur dan pengelolaan usaha menjadi lebih teratur.
Dalam pelaksanaannya bersama Koperasi Karyawan Rumah Sakit Gatoel Mojokerto, tim mahasiswa menggunakan metode pemaparan materi, praktik langsung, dan permainan edukatif. Peserta diajak mengisi kalkulator sederhana BEP harian dengan menghitung total modal yang dikeluarkan dalam satu hari, kemudian menentukan persentase keuntungan yang diinginkan untuk mengetahui jumlah minimal uang yang harus kembali ke kantong kas sebelum sisanya dapat dianggap sebagai laba. Selain itu, peserta juga mengikuti game edukatif untuk mengasah pemahaman terkait materi yang telah disampaikan agar lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Perwakilan dari Koperasi Karyawan Rumah Sakit Gatoel Mojokerto menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM karena membantu mereka memahami pengelolaan keuangan usaha secara lebih sederhana dan terarah. Melalui pendampingan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai perhitungan modal dan laba harian, pengelolaan kas sederhana, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas usaha agar usaha dapat berkembang dengan lebih baik dan berkelanjutan.
Program Studi Akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur terus berkomitmen menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa dalam memberikan solusi akuntansi yang aplikatif bagi masyarakat. Melalui project Akuntansi Bela Negara, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kompetensi akademik,kepedulian sosial, dan tanggung jawab sebagai bagian dari kontribusi bela negara di bidang ekonomi.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, karena program ini berfokus pada penguatan kapasitas operasional dan peningkatan ketahanan laba pelaku usaha mikro agar mampu menghadapi fluktuasi harga pasar sehingga siap untuk naik kelas menjadi usaha yang modern dan kompetitif. Edukasi dan pendampingan akuntansi kepada mitra diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan, memperkuat pengelolaan usaha, serta mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, tim mahasiswa berharap para pelaku UMKM di bawah naungan Koperasi Karyawan RS. Gatoel Mojokerto dapat menerapkan hasil pendampingan, seperti pengisian kalkulator titik aman harian dan pemisahan kas, secara konsisten. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui bidang akuntansi.
Penulis . : (Virly, Azzahra, Haleluya, Petra, Kamilah
Editor. : Hariono


Posting Komentar