Muspika Kayenkidul Bersinergi Amankan Kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat Perguruan PSHT Cabang Kediri
| Foto : Situasi Ratusan Peserta PSHT Cabang Kediri Saat Mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat di Halaman SDN Baye Kec. Kayen Kidul Kab. Kediri. (istw) |
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Salah satu tahapan yang harus diikuti oleh setiap siswa organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) sebelum menjadi anggota atau warga adalah mengikuti rangkaian tes kenaikan tingkat (kenaikan sabuk).
Dalam PSHT, ada 4 tingkatan sabuk yang ditandai oleh sabuk yang antara lain hitam (polos), jambon (merah muda) hijau dan putih, yang mana untuk mendapatkan sabuk tersebut setiap siswa PSHT harus mengikuti tes kenaikan sabuk dan nantinya akan dinyatakan layak sebagai siswa pada tingkatan sabuk tertentu.
Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kediri melaksanakan kegiatan ujian kenaikan tingkat dari sabuk hijau ke sabuk putih zona 3 Parluh 17 Punjer Madiun sebanyak 171 warga yang berasal dari Ranting Kayen Kidul 40 peserta dan Ranting Pagu 32 peserta (untuk gelombang pertama).
Sedangkan untuk gelombang kedua di ikuti dari Ranting Ngasem sebanyak 44 peserta, Ranting Gampengrejo sebanyak 27 peserta dan Ranting Gurah sebanyak 28 peserta.
Kegiatan ujian kenaikan tingkat sabuk reguler umum tersebut berlangsung dilaksanakan di SDN Baye Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri. Minggu (16/1/2022) siang.
Untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan, maka Koramil 0809/19 Pagu Kodim Kediri bersama dengan anggota Polsek Pagu dan Muspika mengamankan pelaksanaan ujian kenaikan tingkat tersebut.
Pada kesempatan itu, Danramil 0809/19 Pagu Kapten Inf KB Murtomo yang hadir dalam kegiatan tersebut berpesan kepada seluruh anggota PSHT yang akan mengikuti tes kenaikan sabuk ke tingkat yang lebih tinggi ini, agar tetap menjaga kedisiplinan dalam setiap kegiatan yang akan dilaksanakan ataupun dalam kehidupan sehari - hari, serta selalu menjaga nama baik dari perguruan pencak silat PSHT dan juga tertib dalam berorganisasi, harapannya dimasa pandemi Covid-19 untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Protkes),"Ucap Kapten Inf KB Murtomo.
"Kami meminta kepada seluruh anggota PSHT agar tetap menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban jangan bertindak anarkis, baik sesama anggota perguruan maupun ke lain perguruan, karena dengan bertindak anarkis dapat menimbulkan terjadinya konflik yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” himbau Danramil.
| Danramil 0809/19 Pagu Kapten KB Murtomo Bersama Muspika Kawal dan Amankan Selama Kegiatan Berjalan Lancar. |
Hal senada juga disampaikan oleh Kapolsek Pagu Polres Kediri AKP Bambang Supriyanto Dirinya berharap kerjasama dari seluruh anggota PSHT untuk selalu mewujudkan kondusifitas Kamtibmas, serta bila ada sesuatu hal yang bisa menimbulkan terjadinya gangguan Kamtibmas, hendaknya selalu berkoordinasi dan melaporkan ke Koramil atau ke Polsek , agar hal - hal yang bisa menimbulkan gangguan Kamtibmas segera dapat diantisipasi sedini mungkin dan tidak meresahkan masyarakat,"ucap Kapolsek.
Sementara itu, Camat Kayen Kidul Bapak Sungkono SH juga menyampaikan, "Kami mengajak para anggota PSHT untuk tidak mudah terpancing emosi apabila ada orang lain atau pihak - pihak yang ingin mengadu domba, jadilah contoh yang baik dalam kehidupan bermasyarakat, gunakan ilmu beladiri bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga untuk melidungi orang lain yang membutuhkan,” ungkap bapak Sungkono.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua PSHT Cabang Kediri Harisetyawan,Perwakilan Cabang PSHT Cabang Kabupaten Kediri Bapak Hardi ,Biro Hukum PSHT Cabang Kabupaten Kediri bapak Wiyono, Pengurus Cabang PSHT Kediri Ibu Santi Penasehat PSHT Ranting Ismaudin, Ketua PSHT Ranting Kayen Kidul Syaufudin Zuhri,Ketua Panitia PSHT Ranting Kayen Kidul bapak Andika dan Ketua Panitia PSHT Ranting Kayen Kidul bapak Nuryanto.
Jurnalis : Nasrul /Yanto
Editor. : Hariono

Posting Komentar