Acara Rutin Tiap Tahun, Selamatan Desa Puspo Berjalan Khidmat
PASURUAN, Lintasdaerahnews. com ~ ||selamatan kampung merupakan suatu tradisi yang tetap di pertahankan dan terus di laksanakan pada setiap tahun oleh masyarakat Desa Puspo, Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan. Hal ini juga sudah menjadi amalan dari nenek moyang yang menjadi identiti masyarakat Puspo hingga saat ini. Seperti yang dilaksanakan di Makam Nyai Poh leluhur Desa Puspo, warga Desa Puspo dengan antusias menghadiri acara selamatan Desa dan berdo'a kepada Allah SWT agar diberi kesalamatan dan keberkahan dalam hidupnya, apalagi dimasa pandemi saat ini, kita terus berdoa agar virus Corona ini cepat berakhir. Senin (23/8/21).
Hadir pada pelaksanaan selametan Desa Puspo yakni Camat Puspo Syuhadak, S.Pd, Sekretaris Kecamatan Herdwi Kurniawan, S.Pd. MM, Kades Puspo Bagus Tranggono, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama Desa puspo serta Warga Desa Puspo.
Bagus Tranggono, Kepala Desa Puspo mengatakan, "Acara ini sudah menjadi tradisi dan budaya masyarakat kami pada setiap tahun nya, karena dengan adanya kegiatan semacam ini masyarakat dapat menumbuh semangat gotong-royong yang tinggi, di mana seluruh masyarakat kampung akan bekerjasama menghulurkan bantuan moril dan materil untuk menyukseskan acara Sedekah Desa ini.
"Acara ini juga merupakan adat kebiasaan yang dilaksanakan tiap 14 Syuro guna menghormati leluhur Desa Puspo serta ungkapan terima kasih kepada Nyai Poh, beliau adalah yang mbabat alas cikal bakal Desa Puspo ini. Oleh karena itu acara ini dilaksanakan di makam Nyai Poh dan kita berdoa kepada Allah agar warga Desa Puspo khususnya diberi keselamatan dan Bangsa Indonesia pada umumnya." ujar Bagus Tranggono.
Dalam kesempatannya, Camat Puspo Syuhadak, S.Pd juga menyampaikan "Meskipun situasi dan kondisi saat ini adalah cobaan yang berat terkait pandemi Covid-19, akan tetapi dengan adanya selamatan atau sedekah desa ini walaupun dilaksanakan dengan sederhana sesuai protokol kesehatan. Mudah - mudahan pemerintah, masyarakat tetap semangat menjalani hidup, dan tetap guyup rukun," tutur Syuhadak, sembari ramah.
Sebab, dia lanjutkan, kita harus tetap bergotong royong dan berharap tetap diberikan iman, kesehatan, umur, rezeki yang barokah dan dijauhkan dari balak dan musibah yang akan menimpa masyarakat kami," pinta Camat Puspo.
(Krm)

Posting Komentar