TNI
Hari Ke-20 TMMD Ke-129, Rabat Beton 1.766 Meter Tembus Progres di Atas 70 Persen
Bangli, Lintasdaerahnews. com ~ ||Memasuki hari ke-20 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1626/Bangli, pengerjaan sasaran fisik berupa rabat beton sepanjang 1.766 meter di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, menunjukkan perkembangan signifikan dengan progres pekerjaan telah mencapai di atas 70 persen.
Pengerjaan dimulai sejak pagi hari dengan memanfaatkan kondisi cuaca yang cerah, sehingga Satgas TMMD bersama masyarakat dapat mengoptimalkan waktu kerja untuk mempercepat penyelesaian sasaran fisik. Rabat beton dengan lebar 3 meter tersebut menjadi salah satu infrastruktur prioritas yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat desa.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli, Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., mengatakan bahwa capaian progres di atas 70 persen merupakan hasil kerja keras seluruh personel Satgas TMMD dan partisipasi aktif masyarakat Desa Sekardadi.
“Memasuki hari ke-20, progres rabat beton sepanjang 1.766 meter sudah berada di atas 70 persen. Kami memanfaatkan cuaca cerah sejak pagi agar pekerjaan dapat berjalan lebih optimal. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama percepatan pembangunan ini,” ujar Letkol Inf Yugi Prastawa.
Ia menambahkan, pembangunan rabat beton tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur jalan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses transportasi yang lebih baik. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, diharapkan nantinya menjadi lebih aman dan nyaman bagi warga.
Program TMMD Ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, yang menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan. Tema tersebut tercermin dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan, di mana warga secara sukarela turut membantu proses pengadukan material, pengangkutan bahan, hingga perapian hasil pengecoran.
Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD dan warga terlihat bekerja berdampingan di lokasi pengerjaan. Kondisi cuaca yang mendukung dimanfaatkan secara maksimal untuk mengejar target harian, mengingat wilayah Kintamani dikenal memiliki cuaca yang dapat berubah dengan cepat.
Menurut Dansatgas, selain mengejar target waktu, kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami tidak hanya mengejar cepat selesai, tetapi juga memastikan kualitas pekerjaan tetap baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam waktu yang lama,” tambahnya.
Keberadaan rabat beton ini diperkirakan akan memberikan dampak positif bagi mobilitas warga Desa Sekardadi, termasuk mempermudah akses menuju lahan pertanian, fasilitas pendidikan, tempat ibadah, serta pusat kegiatan masyarakat. Infrastruktur yang memadai juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi desa dan memperlancar distribusi hasil pertanian warga.
Partisipasi masyarakat yang tinggi juga menjadi bukti kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan warga melalui kerja bersama, saling membantu, dan kebersamaan di lapangan.
Dengan progres yang terus meningkat, Satgas TMMD optimistis pengerjaan rabat beton dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan. Koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat terus dilakukan agar seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal.
(Red)
Via
TNI

Posting Komentar