Gembleng Mental Baja: Koramil 0809/16 Papar Latih Kedisiplinan & Bela Negara Generasi Muda CBP KPP Kabupaten Kediri
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Generasi muda adalah aset paling berharga yang dimiliki oleh sebuah bangsa. Mereka adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan arah kemajuan negara di masa depan. Dalam filosofi pendidikan dan agama, setiap anak yang terlahir ke dunia diibaratkan sebagai kertas putih yang suci. Mereka belum memiliki identitas yang melekat, dan lingkunganlah yang akan menorehkan tinta di atas kertas tersebut.
Menyadari betapa krusialnya fase pembentukan karakter ini, Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Kewilayahan terus berupaya mengambil peran aktif. Di wilayah Kabupaten Kediri, Kodim 0809/Kediri sebagai satuan komando teritorial memandang perlunya intervensi positif untuk menyelamatkan pemuda dari degradasi moral dan pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai - nilai Pancasila.
Di era keterbukaan informasi saat ini, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi melulu berupa serangan militer fisik, melainkan melalui perang proksi (proxy war) yang menyasar pola pikir generasi muda. Pelemahan bangsa sering kali dimulai dari lunturnya rasa cinta tanah air dan masuknya ideologi radikal atau budaya hedonisme.
Untuk menangkal hal tersebut, TNI Polri sebagai komponen utama pertahanan dan keamanan negara tak henti - hentinya melakukan "jemput bola". Salah satu implementasi nyata dari upaya ini terlihat dalam kegiatan yang diberikan oleh personel dari Koramil 0809/16 Papar dalam acara Diklatpel DKC CBP KPP tahun 2026 Kabupaten Kediri.
Bertempat di Lapangan Desa Purwotengah, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri , puluhan pemuda dan pemudi yang tergabung dalam peserta Pendidikan dan Pelatihan Pelatih (Diklatpel) Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) Koorcab Kediri mendapatkan pelatihan intensif. Kegiatan ini senada dengan semangat pembinaan teritorial yang juga kerap dilakukan dalam kegiatan lain seperti Sosialisasi RT/RW Kodim 0809/Kediri untuk memperkuat ketahanan wilayah dari level terkecil.
Pelatihan yang diberikan oleh instruktur dari Koramil 0809/16 Papar tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis fisik. Kegiatan diawali dengan pemberian materi Wawasan Kebangsaan. Materi ini bertujuan untuk menanamkan kembali empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) ke dalam sanubari para pelajar.
Setelah pemahaman ideologi diperkuat, personil TNI juga melakukan pembentukan karakter fisik dan mental. Serda A Mustofa dan Serka Kasiani Babinsa Koramil 0809/16 Papar yang bertindak sebagai pelatih utama, memberikan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB). PBB bukan sekadar latihan berbaris, melainkan metode efektif untuk menanamkan kebiasaan tata cara hidup disiplin, kekompakan, loyalitas, dan kepatuhan terhadap instruksi pimpinan.
Selain kedisiplinan, Serka Kasiani dan Serda A Mustofa juga membekali para peserta dengan teknik dasar bela diri militer. Hal ini bertujuan agar para pemuda memiliki kemampuan mempertahankan diri (self-defense) serta memiliki fisik yang prima. Dalam sistem pertahanan semesta (Sishankamrata), warga negara yang terlatih merupakan Komponen Cadangan yang siap dimobilisasi untuk membela negara jika keadaan mendesak.
"Generasi muda harus kuat, tidak boleh lembek. Bela diri dan disiplin adalah modal dasar untuk membentuk karakter pemimpin masa depan yang tangguh dan tidak mudah menyerah," ujar Serka Kasiani di sela-sela pelatihan.
Melalui gemblengan fisik dan mental ini, diharapkan para anggota CBP dan KPP Koorcab Kediri tidak hanya menjadi pelajar yang cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki mental baja dan jiwa nasionalisme yang kokoh. Merekalah garda terdepan di lingkungannya masing - masing untuk menangkal radikalisme dan menjadi teladan bagi teman sebayanya. (Hariono)




Posting Komentar