Sinergi TNI Polri dan Lintas Sektor di Kediri Laksanakan Apel Besar Sabuk Kamtibmas Jaga Stabilitas Keamanan di Wilayah
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Sinergitas TNI Polri dan Lintas Sektor di wilayah Kabupaten Kediri melaksanakan apel besar sabuk kamtibmas dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kediri.
Apel besar yang berlangsung sejak pagi di halaman Mako Polres Kediri Jl. PB Sudirman Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri pada Kamis (30/4/2026) ini juga dalam rangka memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kamtibmas.
Apel di pimpin langsung oleh Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji.SIK.MH dan dihadiri oleh Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf. Yuliadi Purnomo,Wakapolres Kediri Kompol Harry, Sekertaris Pol PP Kabupaten Kediri Ibu Diah Puji Astuti, Sstp,PJU Polres Kediri, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri bapak Yuli Marwantoko, SE, MM, Sekdin Kadisnaker Kabupaten Kediri Jumadi,SE,MM,Ketua Banser Kabupaten Kediri saudara Panut beserta 20 anggota, Perwakilan PSHT Parluh 16 Kabupaten Kediri saudara Putut Heri beserta 15 anggota, Ketua PSHT Parluh 17 Kabupaten Kediri saudara Puguh beserta 20 anggota, Ketua IKS Kabupaten Kediri saudara Sujono beserta 20 anggota, Ketua Comunitas Ojol Pare Kabupaten Kediri dihadiri saudara Sobri beserta 20 anggota, Perwakilan Senkom saudara Vendy Wibowo beserta 10 anggota, Ketua bonggol jagung saudara Filianto beserta 20 anggota, Ketua RT Kelurahan Pare, Wakil Ketua Jongko Joyo Boyo saudara Sony (Jinsen) beserta 20 anggota, Ketua Gus durian saudara Antok beserta 20 anggota, Sekretaris Pagar Nusa Sekretaris saudara Siswanto beserta 20 anggota dan Ketua Ojol Kabupaten Kediri.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji dalam sambutannya menyampaikan,” Apel besar ini mengangkat tema mewujudkan sinergitas Polda Jawa Timur bersama sabuk Kamtibmas dan potensi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan ketertiban dan keutuhan sosial di wilayah Jawa Timur.
Pelaksanaan apel besar sabuk kamtibmas hari ini bukan sekedar kegiatan seremonial melainkan wujud nyata dari komitmen bersama dalam memperkuat sistem keamanan berbasis kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.
Makna strategis sebagai pengikat persatuan sosial penguat deteksi dini gangguan keamanan pelindung masyarakat dari potensi konflik dan benteng bersama dalam menjaga stabilitas daerah, kita menyadari bahwa dinamika Jawa Timur ke depan akan dihadapkan pada berbagai tantangan mulai dari potensi konflik sosial dalam aksi massa penyebaran hoax dan propaganda digital radikalisme dan intoleransi bencana alam dan laut hingga gangguan ketertiban yang dapat menghambat pembangunan serta dampak dari perkembangan geopolitik.
Oleh karena itu Polri tidak dapat bekerja sendiri kunci utama dalam menjaga sabuk kamtibmas adalah Sinergi dan partisipasi aktif masyarakat,” ujar Kapolres.
Dalam momen tersebut,Kapolres Kediri juga menyampaikan Penekanan dari Kapolda Jatim diantaranya ,” Marilah kita berbuat deteksi dini dan pencegahan terhadap setiap potensi gangguan aktivitas. Mari membangun kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kelembagaan demi kepentingan keamanan bersama. Menjadikan masyarakat sebagai Mitra strategis dalam menjaga lingkungan masing-masing. Bersama-sama mengantisipasi secara serius potensi bencana dan krisis sosial yang dapat mengganggu stabilitas wilayah. Dan Menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat damai dan bermanfaat serta bermartabat tanpa provokasi anarkisme maupun di informasi.
Lebih lanjut Kapolres AKBP Bramastyo Priaji mengatakan,” Keamanan dan ketertiban adalah model utama pembangunan tanpa stabilitas investasi akan terganggu pertumbuhan ekonomi yang akan terhambat dan kesejahteraan masyarakat akan terancam ,oleh sebab itu harus menjadi gerakan nyata yang berkelanjutan terukur dan kuat hingga ke tingkat desa kelurahan dan komunitas.
Saya mengajak seluruh peserta apel untuk menjadi agen pendingin di masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan menangkal segala bentuk provokasi meningkatkan kewaspadaan dan sosial serta menjadi seluruh komponen bangsa Bergerak bersama.
Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan di Jawa Timur,”pungkasnya.
Sementara itu, Mewakili Damdim, Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf. Yuliadi Purnomo mengatakan bahwa Apel Sabuk Kamtibmas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen bersama seluruh elemen dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kediri.” Apel ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kamtibmas adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Kasdim.
Ia juga menekankan pentingnya keberadaan Sabuk Kamtibmas sebagai strategi pengamanan yang efektif, baik dalam menjaga titik-titik rawan maupun sebagai kekuatan yang siap bergerak cepat dalam merespon potensi gangguan keamanan.
Lebih lanjut, Kasdim juga mengajak kepada seluruh peserta apel untuk meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, memperkuat sinergi antar instansi dan masyarakat, serta melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan menjunjung tinggi nilai hukum.
Selain itu. Kasdim juga mengingatkan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif.“Kita harus mampu menjawab tantangan kamtibmas yang semakin kompleks dengan kesiapsiagaan, soliditas, serta komitmen yang kuat dari seluruh pihak,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen, baik TNI, Polri, pemerintah daerah maupun masyarakat, dapat terus meningkatkan koordinasi dan kewaspadaan dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kediri yang aman dan kondusif,” pungkas Kasdim.(Hariono)





Posting Komentar