Kodim 0809/Kediri Gelar Upacara Bendera 17an Bulan April 2026 Sampaikan Amanat Panglima TNI
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Komando Distrik Militer (Kodim) 0809/Kediri kembali melaksanakan kegiatan upacara bendera 17an yang berlangsung di Lapangan Makodim Jl. Ahmad Yani No. 16 Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota,Kota Kediri. Senin (29/4/2026).
Upacara dipimpin oleh Danramil 0809/03 Mojorot Kapten Cke Mulyono sebagai inspektur upacara dan diikuti Para Pa Staf Kodim 0809/Kediri,Para Danramil jajaran Kodim 0809/Kediri, Personil Kodim 0809/Kediri dan Personil Satuan Balak di wilayah Kodim 0809/Kediri.
Dalam kesempatan tersebut, Kapten Cke Mulyono dalam sambutannya membacakan Amanat Panglima TNI yang intinya,” Dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang penuh berkah, saya mengucapkan Minal ‘Aizin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh Prajurit, PNS dan keluarga besar TNI di manapun berada dan bertugas.
Saya juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat, dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan seluruh personel TNI dalam setiap pelaksanaan tugas, ditengah perkembangan lingkungan strategis global, regional maupun nasional yang dinamis dan kompleks.
Dalam kurun waktu belakangan ini, kita perlu menyadari berbagai peristiwa penting telah mempengaruhi kondisi bangsa dan situasi kinerja organisasi TNI.
Situasi perang Iran-Israel dan Amerika Serikat masih terus memanas dan berdampak luas, termasuk pada kondisi politik dan ekonomi negara. Kita kehilangan beberapa prajurit terbaik yang bertugas di perbatasan Israel-Lebanon.
Sebagai dampak krisis energi global, kita juga harus melaksanakan efisiensi anggaran dan energi, serta work from home setiap hari Jumat. Dalam situasi ini, kesiapan dan kewaspadaan kita terhadap tugas dan fungsi satuan di wilayah masing-masing harus tetap tinggi.
Berbagai peristiwa hukum yang melibatkan anggota TNI juga masih terjadi dan dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat kepada TNI. Kita harus segera memperbaiki, selalu bersikap hati-hati dan teliti dalam bertindak, serta taat aturan dan hukum dimanapun kita berada.
Saya juga perlu mengingatkan ulang agar seluruh prajurit dan PNS TNI hati-hati dalam penggunaan media sosial. Banyak opini, berita bohong dan provokasi disebarkan di media sosial, lalu menjadi sumber perpecahan dan permusuhan antar komponen bangsa. Kita harus menjaga institusi TNI dengan menyampaikan hal-hal positif melalui media sosial.
Dengan situasi arus informasi media sosial yang menyebar sangat cepat, para prajurit dan PNS TNI juga perlu memiliki kepedulian untuk ikut menjawab dengan santun ketika institusi TNI dirugikan di media sosial.
Para Prajurit dan PNS TNI, yang saya banggakan, Tugas TNI ke depan bukan semakin ringan. Hal ini seiring dengan dinamika lingkungan strategis global, regional dan nasional yang semakin kompleks.
Maka, saya perlu menyampaikan beberapa hal yang harus dipedomani, sebagai berikut : Pertama, Tingkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, serta Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.
Kedua, Ikuti perkembangan lingkungan strategis global, regional dan nasional, untuk membangun kewaspadaan satuan terhadap ancaman di wilayah masing-masing.
Ketiga, Tingkatkan kehati-hatian dan ketelitian dalam bertindak, selalu taat hukum, serta menjaga kehormatan TNI dimanapun bertugas.
Keempat, Bijak dan cermat dalam menyikapi informasi yang berkembang, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita di media sosial.
Kelima, Setiap Prajurit TNI harus terus menjadi pioner dalam membangun kinerja TNI yang “Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif”, ditengah perubahan lingkungan strategis yang dinamis.
Demikian amanat saya pada Upacara Bendera hari ini, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan kekuatan dan bimbingan-Nya kepada kita sekalian, dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada TNI dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang kita cintai.(Hariono)





Posting Komentar