Pohon Rindang Tanpa Pemeliharaan dan Perencanaan Berpotensi Berbahaya Serius Bagi Pengguna Jalan dan Warga Winongan
PASURUAN, Lintasdaerahnews. com ~ |`Kondisi pohon rindang di wilayah Kecamatan Winongan yang tidak mendapatkan perawatan berkala dan tidak melalui proses perencanaan penanaman yang matang telah menjadi ancaman besar bagi keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar, terutama setelah kejadian tumbangnya empat pohon di Jalan Raya Gading pada Rabu (4/3/26) akibat hujan lebat dan angin kencang.
Ancaman yang ditimbulkan tidak hanya sebatas gangguan lalu lintas. Pohon yang tidak dipangkas atau direncanakan dengan baik dapat menimbulkan bahaya fatal, seperti menimpa kendaraan yang melintas, merusak bangunan rumah warga, bahkan menyebabkan korban jiwa. Selain itu, cabang pohon yang rapuh atau terlalu panjang juga berpotensi menjatuhkan tegangan listrik jika bersentuhan dengan kabel yang melewati jalan, yang bisa memicu korsleting dan kebakaran.
"Kita melihat betapa berbahayanya kondisi ini. Beberapa pohon di wilayah kami memiliki cabang yang sudah menjulang ke atas atap rumah dan dekat dengan kabel listrik. Saat cuaca ekstrem, kami selalu merasa khawatir akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," ungkap Kang Karim (58), seorang warga yang tinggal di sekitar Jalan Raya Gading.
Pengamat keamanan publik lokal juga menekankan bahwa kurangnya perhatian dari dinas terkait terhadap pemeliharaan dan perencanaan pohon rindang telah menciptakan zona risiko di beberapa titik jalan di Kecamatan Winongan. "Pemotongan berkala dan pengecekan kondisi akar serta batang pohon adalah hal wajib yang harus dilakukan secara teratur. Tanpa itu, pohon yang seharusnya memberikan manfaat justru berubah menjadi sumber bahaya," jelasnya.
Kejadian terbaru menjadi pemicu penting bagi masyarakat untuk menuntut tindakan konkret dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan dan dinas terkait lainnya. Masyarakat menginginkan audit menyeluruh terhadap seluruh pohon rindang di kecamatan tersebut, agar kejadian berbahaya tidak terulang kembali.
( Krm )

Posting Komentar