Dandim 0809/Kediri bersama Danrem 082/CPYJ Menghadiri Vidcon Launching Jembatan Gantung Garuda bersama Presiden RI dan KSAD
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Hari ini sebanyak 218 Jembatan Gantung Garuda di wilayah Indonesia secara keseluruhan di resmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjutak secara Virtual berpusat di Jembatan Gantung Garuda Gampong Lhok Kuyun, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Senin (9/3/2026).
Di kabupaten Kediri, Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah beserta Jajaran dan Danrem 082/CPJY Kolonel Inf. Batara Alex Bulo S.Hub, M.Hub. Int turut mengikuti Vidcon tersebut yang dilaksanakan di Jembatan Gantung Garuda di Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.
Hadir pula Kasiter Korem 082/CPYJ Letkol Arm. Drs. Safe'i,Danden Komlekrem 082 / CPYJ Mayor Ckm. Sudarmo, KabagOps Polres Kediri Kompol Ridwan Sahara, Pasiter 0809 / Kediri Kapten Inf. Arif Nurwahyudi,Danramil 0809 /15 Kandangan Kapten Inf. Wahyudi,Danramil 0809/18 Kapten Inf. KB Murtono,Anggota DPRD Kab. Kediri bapak Anang Prakarsa S.os, Camat Kepung bapak M. Syahrony S.pd.SD, Kapolsek Kepung AKP Agung Saifudin K., S.H, Batuud 0809/ 13 Kepung Serma Iwan Sanjaya,Vertical Resue Bapak Anom Suroso,Kades Keling Bapak Imam Patoni beserta perangkat,Kades Klampisan Bapak Fajri beserta perangkat dan Perwakilan dari masyarakat.
Dalam sambutannya Presiden Prabowo Subianto menyampaikan,” Bahwa Pembangunan jembatan ini merupakan buah kerja keras Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Perbaikan Jembatan yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Beliau mewakili pemerintah sekaligus sebagai presiden berterima kasih kepada Satgas Percepatan Perbaikan Jembatan atas pembangunan jembatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih atas nama pemerintah Republik Indonesia, sebagai presiden Republik Indonesia, dan juga sebagai pribadi,” kata Prabowo.
Lebih lanjut Presiden mengatakan pembangunan jembatan ini merupakan bukti pemerintah pusat hadir hingga di tingkat dukuh, dusun, hingga desa.” Pemerintah Republik Indonesia tidak akan membiarkan rakyatnya dalam penderitaan dan kesulitan,” ucapnya
Kita buktikan kita tidak berlindung di belakang peraturan, kita tidak berlindung di belakang sistem yang sudah berjalan, kita menghadapi kesulitan dengan sikap kita ingin mengatasi kesulitan, kita harus berani mengatasi kesulitan,” imbuhnya.
Prabowo menegaskan, pembangunan jembatan tersebut memiliki banyak manfaat bagi masyarakat setempat. Dengan ukuran lebar dan panjang yang memadai, mobilitas warga kini menjadi lebih lancar dibandingkan sebelumnya.
“Saudara-saudara sekalian, inilah artinya bahwa sebenarnya jembatan gantung di daerah terpencil yang lebarnya hanya beberapa meter dan panjangnya hanya sepanjang meter, sesungguhnya jembatan itu adalah strategi bagi pemerintah yang saya pimpin. Bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling kita utamakan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa jembatan gantung di daerah terpencil, meskipun ukurannya tidak besar, memiliki arti strategis bagi kehidupan masyarakat setempat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut menunjukkan bahwa kepentingan rakyat menjadi prioritas utama pemerintah.
"Inilah, artinya bahwa sesungguhnya jembatan gantung di daerah terpencil yang lebarnya hanya sekian sesungguhnya jembatan strategis bahwa kepentingan rakyat yang paling kita utamakan," tuturnya.
Ia pun mengapresiasi kinerja para prajurit TNI yang telah membangun 218 jembatan ini.
Sementara itu, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf . Dhavid Nur Hadiansyah kepada awak media usai kegiatan menjelaskan bahwa peresmian Jembatan Gantung Garuda ini merupakan bagian dari program TNI AD dalam upaya mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan yang hari ini secara langsung di resmikan oleh Presiden RI Bapak Prabowo Subianto bersama KSAD.
Selain itu, pembangunan jembatan gantung ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kesulitan masyarakat di daerah terpencil dan terisolasi, serta sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Jembatan Gantung Garuda di Desa Keling ini dibangun untuk mempermudah akses transportasi masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga setempat. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperlancar mobilitas antarwilayah," ucap Dandim.(Hariono)




Posting Komentar