TNI
Bulan Bahasa Bali ke VIII tahun 2026 di Desa Lembean, Kintamani Usung Tema "Atma Kerti-Udiana Purnaning Jiwa"
Bangli, Lintasdaerahnews. com ~ ||Dalam rangka pelestarian Bahasa, Aksara dan Sastra Bali, Pemerintah Desa Lembean menggelar kegiatan Bulan Bahasa Bali Ke VIII Tahun 2026 dengan tema “Atma Kerti-Udiana Purnaning Jiwa”, bertempat di Wantilan Desa Lembean, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perbekel Desa Lembean I Made Mudarsana, Jro Bendesa Adat Lembean I Wayan Indraguna, Babinsa Desa Lembean Koptu I Ketut Saja Artawan, Bhabinkamtibmas Desa Lembean Aiptu I Gusti Ngurah Sugiarta, Sekdes Lembean I Wayan Carnawan, Kadus Lembean I Ketut Santra, Prajuru Desa Adat, Penyuluh Bahasa Bali, para dewan juri, peserta lomba serta warga masyarakat kurang lebih 70 orang.
Bulan Bahasa Bali merupakan altar pemuliaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali sebagai taman membangun jiwa yang maha sempurna. Adapun ikon maskot yang diangkat tahun ini adalah lakon kupu-kupu, yang melambangkan transformasi dan siklus kehidupan.
Acara diawali dengan pembukaan, tari penyambutan, doa bersama, sambutan dari Bendesa Adat Lembean dan Kepala Desa Lembean, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan lomba-lomba serta penyerahan hadiah kepada para pemenang, dan ditutup dengan penutup resmi kegiatan.
Beberapa materi yang dilombakan antara lain Matembang/Mapupuh, Mesatua Bali (bercerita), Nyurat dan menyalin Aksara Bali, serta Megending (bernyanyi) Bali. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar dan penuh antusiasme dari peserta maupun masyarakat yang hadir.
Babinsa Desa Lembean, Koptu I Ketut Saja Artawan, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pelestarian adat, budaya dan bahasa daerah.
“Kegiatan Bulan Bahasa Bali ini sangat positif dalam membangun karakter generasi muda agar tetap mencintai dan melestarikan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali. Kami dari Koramil 1626-04/Kintamani akan selalu mendukung kegiatan budaya yang memperkuat jati diri masyarakat Bali,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli, Gede Arya Girinatha Utama, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Bulan Bahasa Bali bukan sekadar seremonial, tetapi momentum strategis dalam menjaga identitas, karakter dan kearifan lokal Bali. Kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama melestarikan Bahasa Bali sebagai warisan leluhur yang adi luhung,” tegas Dandim.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap dalam keadaan aman, tertib dan kondusif. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat di wilayah binaan.
(Red)
Via
TNI

Posting Komentar