TNI
Babinsa Desa Satra Hadiri Bulan Bahasa Bali VIII Warsa 2026 di Desa Adat Batupalah
Bangli, Lintasdaerahnews. com ~ ||Dalam rangka mendukung pelestarian adat, budaya dan bahasa daerah, Babinsa Desa Satra Koramil 1626-04/Kintamani Kodim 1626/Bangli, Sertu I Wayan Pasbudi menghadiri kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 yang digelar di Balai Banjar Batupalah, Desa Satra, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Minggu (15/02/2026)
Kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII Warsa 2026 ini mengusung tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa” yang bermakna pemuliaan jiwa melalui pelestarian bahasa, aksara dan sastra Bali sebagai warisan budaya leluhur.
Acara diawali dengan pembukaan, tari penyambutan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, sambutan-sambutan dari Jro Bendesa Adat Batupalah, Perbekel Desa Satra, serta sambutan dari MDA Kabupaten Bangli sekaligus membuka secara resmi kegiatan Bulan Bahasa Bali. Rangkaian acara dilanjutkan dengan berbagai perlombaan dan diakhiri dengan penyerahan hadiah serta penutup.
Adapun lomba yang dilaksanakan meliputi Wimbakara Mesatua Bali (bercerita Bahasa Bali), Wimbakara Nyurat Aksara Bali (menulis Aksara Bali), Wimbakara Ngewacen Aksara Bali (membaca Aksara Bali), Megending Rare Bali, serta Pidato Base Bali.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekdes Desa Satra Wayan Kariada, Bendesa Adat Batupalah I Ketut Mudita, Babinsa Desa Satra, Bhabinkamtibmas Desa Satra, Penyuluh Basa Bali, serta peserta lomba dan undangan kurang lebih 50 orang.
Sertu I Wayan Pasbudi menyampaikan bahwa kehadiran TNI melalui Babinsa merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal Bali.
“Kegiatan Bulan Bahasa Bali ini sangat positif dalam menjaga serta melestarikan bahasa, aksara dan sastra Bali sebagai identitas budaya daerah. Kami dari TNI melalui Babinsa siap mendukung setiap kegiatan masyarakat yang bertujuan memperkuat persatuan, pelestarian budaya dan pembinaan generasi muda,” ujarnya
Ia juga menambahkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm Gede Arya Girinatha Utama, secara terpisah menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Bulan Bahasa Bali di wilayah binaan.
“Kodim 1626/Bangli sangat mendukung kegiatan pelestarian budaya seperti Bulan Bahasa Bali ini. Bahasa dan aksara Bali merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memperkuat karakter dan jati diri bangsa,” tegas Dandim.
Beliau juga menekankan bahwa sinergitas antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, serta tokoh adat dan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas wilayah serta memperkuat nilai-nilai kearifan lokal. "Tutupnya
(Red)
Via
TNI

Posting Komentar