TNI
Pulihkan Akses Warga, Koramil 1626-04/Kintamani Laksanakan Karya Bakti Pasca Longsor
Bangli, Lintasdaerahnews. com ~ ||Personel Koramil 1626-04/Kintamani bersama unsur TNI–Polri dan masyarakat melaksanakan kegiatan Karya Bakti pasca terjadinya tanah longsor yang menutup akses jalan penghubung Banjar Wanagiri dengan Banjar Wanasari, Desa/Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Sabtu (10/01/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danramil 1626-04/Kintamani tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.00 WITA hingga 09.30 WITA. Tanah longsor yang terjadi mengakibatkan ruas jalan tertutup material tanah dan pepohonan sepanjang kurang lebih 25 meter, sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki.
Melalui kegiatan Karya Bakti ini, personel TNI–Polri bersama warga secara gotong royong membersihkan material longsoran guna membuka kembali akses jalan agar dapat digunakan oleh masyarakat serta mencegah terjadinya kecelakaan.
Babinsa Desa Kintamani Koptu Rudi Romadon menyampaikan bahwa kegiatan Karya Bakti ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat di wilayah binaan.
“Kami hadir bersama warga untuk membantu membuka kembali akses jalan yang tertutup longsor. Ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta upaya percepatan penanganan pasca bencana,” ujar Babinsa.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm Gede Arya Girinatha Utama, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam penanganan bencana alam merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial.
“Kami menginstruksikan jajaran Koramil untuk selalu sigap membantu masyarakat yang terdampak bencana. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting agar penanganan pasca bencana dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan efektif,” tegas Dandim 1626/Bangli.
Dandim juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Akses jalan yang sempat tertutup material longsor kini dapat kembali digunakan oleh masyarakat setempat.
(Red)
Via
TNI

Posting Komentar