Peduli Sejarah, Babinsa bersama Warga Desa Tunglur Gotong Royong Perbaiki Museum Sentanan
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM – Dalam rangka menjaga dan melestarikan warisan budaya peninggalan bersejarah, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 0809/11 Pare Kodim Kediri Serda Siswahyudi hadir dalam kegiatan gotong royong pembongkaran Museum Sentanan di Dusun Tunglur, Desa Tunglur, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Kamis (29/1/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh pengurus Museum Sentanan ini di hadiri oleh puluhan warga. Hadir pula dari Kasi Trantib Kecamatan Badas, Kepala Dusun Tunglur, Babinsa Koramil 0809/11 Pare, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan Pemerhati Budaya.
Marwah gotong royong nampak terlihat jelas , di mana Babinsa bersama warga binaan berjibaku melakukan pembongkaran atap museum sebagai tanda dimulainya renovasi bangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Desa Tunglur Serda Siswahyudi menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga dalam merawat peninggalan bersejarah yang berusia ratusan tahun.
Menurutnya, Museum Sentanan yang didirikan ini merupakan pusat penting dalam menjaga dan mengenalkan sejarah serta budaya kepada generasi muda dan masyarakat luas. “Melalui kolaborasi gotong royong ini kami berharap semakin banyak pihak yang peduli dan aktif melestarikan warisan budaya yang menjadi identitas daerah kita,”ujarnya.
Danramil 0809/11 Pare Kapten Arm. Bangun Budi Adi saat dikonfirmasi menegaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada bidang pertahanan, melainkan juga mendukung kegiatan positif yang memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat serta melestarikan budaya lokal. “Kami selalu siap mendukung setiap kegiatan demi mewujudkan TNI yang dekat, peduli, dan proaktif di tengah masyarakat.
Keterlibatan Babinsa dalam kerja bakti perbaikan Museum Sentanan ini juga menjadi momen edukasi bagi keluarga untuk mengenal lebih dalam nilai - nilai sejarah yang membentuk karakter masyarakat. Museum ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dalam memperkuat rasa nasionalisme serta kebanggaan terhadap kebudayaan daerah.
Sebagai bagian dari tugasnya, Koramil 0809/11 Pare terus berupaya melakukan pembinaan wilayah dan mengawal setiap kegiatan positif demi mendukung pembangunan karakter bangsa melalui pendekatan budaya dan sejarah. Hal ini sejalan dengan visi TNI yang tidak hanya kuat dalam pertahanan, tetapi juga peka terhadap nilai - nilai kearifan lokal yang membumi di tengah masyarakat,”pungkas Danramil.
Perlu di ketahui, bahwa Museum Sentanan merupakan museum mini yang dibangun sejak 2018 dan diresmikan langsung oleh Kepala Desa Tunglur. Museum ini didirikan untuk menyimpan benda - benda peninggalan bersejarah yang berada di wilayah desa tunglur. Kondisi museum yang terbuat dari bahan material bambu tersebut di nyatakan sudah rapuh dan harus dilakukan perbaikan.
Keberadaan Museum Sentanan ini juga berada di kawasan petilasan Adipati Minak Sengguruh. Petilasan yang lebih dahulu di bangun oleh pemerintah desa. (Hariono)







Posting Komentar