TNI
Danramil 0819/16 Puspo Apresiasi Program Konservasi Hutan dan Penanaman Ribuan Pohon
PASURUAN, Lintasdaerahnews. com ~ ||Dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan hidup serta menyukseskan program penghijauan pemerintah, Danramil 0819/16 Puspo, Kapten Inf Setyawan Budianto, menghadiri kegiatan Launching Program Konservasi Hutan dan Daerah Tangkap Air serta Penanaman 3.000 Pohon yang diselenggarakan oleh PT Air Bersih Jawa Timur (Perseroda) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Punjul, Desa Puspo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (27/01/2025).
Program ini menjadi salah satu upaya strategis dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus melindungi daerah tangkapan air sebagai sumber utama ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan penanaman pohon ini juga menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMD, TNI, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan seremoni launching program, dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis oleh para undangan dan peserta kegiatan di area yang telah ditentukan. Sebanyak 3.000 bibit pohon berbagai jenis disiapkan untuk ditanam di kawasan hutan dan daerah tangkap air guna meningkatkan daya serap air serta mencegah terjadinya erosi dan kerusakan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Setyawan Budianto menyampaikan bahwa kehadirannya mewakili TNI AD merupakan bentuk komitmen dan peran aktif TNI dalam menjaga serta melestarikan lingkungan hidup, khususnya di wilayah binaan Koramil 0819/16 Puspo.
“Kegiatan penanaman pohon ini merupakan langkah nyata dalam upaya konservasi hutan dan perlindungan sumber mata air. TNI siap mendukung penuh setiap program yang bertujuan menjaga kelestarian alam demi kepentingan masyarakat luas,” ujar Kapten Setyawan.
Ia juga mengapresiasi inisiatif PT Air Bersih Jawa Timur (Perseroda) beserta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, konservasi hutan dan perlindungan daerah tangkap air sangat penting untuk memastikan ketersediaan sumber daya air yang memadai, baik dari segi kuantitas maupun kualitas, bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
“Dengan adanya konservasi dan perlindungan sumber mata air ini, diharapkan fungsi sumber daya air dapat terus terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan makhluk hidup secara berkelanjutan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kapten Setyawan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga sekitar kawasan hutan, untuk bersama-sama menjaga dan merawat lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
“Kami harap selain peran pemerintah, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan hutan sebagai bentuk perlindungan sumber mata air yang ada di wilayah Puspo,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan semakin meningkat, sehingga keberlangsungan ekosistem hutan dan ketersediaan air bersih di Kabupaten Pasuruan dapat terus terjaga.
(Red)
Via
TNI

Posting Komentar