Polri
Kapolsek Muntilan : Mortir di Gudang Rongsok Hari Ini Dievakuasi Gegana Brimob Polda Jateng
MAGELANG, Lintasdaerahnews. com - ||Geger, hingga warga diminta menjauh dari sebuah gudang rongsok di Jalan Raya Semarang - Yogyakarta, Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Pasalnya di gudang rosok itu telah ditemukan mortir.
Sementara itu, guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir bersama anggotanya dan TNI AD dari Koramil 14/Mu tilang langsung ke gudang rongsok itu.
Di lokasi penemuan mortir, petugas langsung memasang harus polisi dan meminta warga yang ada di lokasi untuk menjauh dari gudang tersebut.
Kapolsek AKP Abdul Muthohir mengatakan, mortir akan dievakuasi hari ini Rabu, 15 Mei 2024 oleh Tim Gegana Brimob Polda Jawa Tengah. Hanya saja selama belum dievakuasi, lokasi ini tetap pihaknya lakukan pengamanan.
Ditanya terkait jenis mortir yang ditemukan di gudang rongsok itu, AKP Abdul Muthohir mengaku belum mengetahui. Pihaknya belum melakukan pemeriksaan karena pihaknya tidak mempunyai kualifikasi atau kompetensi. Diakui Kapolsek, pihak Polsek Muntilan hanya bisa mengidentifikasi mortir tersebut berbahaya atau bagaimana. Dan, penanganannya harus sesuai SOP pengamanan terhadap mortir ini.
Sedangkan pantauan di lokasi, hingga Rabu, 15 Mei 2024 pukul 08.15 WIB, pintu gudang rongsok masih tertutup rapat. Bagian pagar gudang terpasang garis polisi warna kuning.
Seorang warga sekitar mengakui jika mortir awalnya ditemukan oleh Lilik Riyanto (43), seorang pekerja di gudang rongsok Mekar Jaya, Muntilan.
Lilik Riyanto yang ditemui di gudang tempatnya bekerja mengaku jika mortir itu ditemukan dalam karung rosok. Berat mortir yang ditemukan itu 2,5 kg.
Pemilik gudang rongsok Mekar Jaya, Ivan Setyawan (36) mengaku mendapat laporan dari Lilik terkait mortir yang ditemukan.
"Ya, saya dilaporin Pak Lilik sekitar pukul 10.00 WIB. Karena khawatir mortir tersebut masih aktif, maka kami langsung menghubungi Polsek Muntilan," kata Ivan. (Mz)
Via
Polri

Posting Komentar