Mengenal Lebih Dalam Makna Artian Logo IKASU Kecamatan Badas Kediri, Ternyata Banyak Filosofi Yang Terkandung di Dalamnya
![]() |
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Terbentuknya wadah baru bagi para alumni pesantren Sirojul 'Ulum Pare se-Kecamatan Badas pada Minggu (02/07/2023) di Gedung Islamic Center Multazam Al-Hadi resmi dikukuhkan.
Wadah tersebut bernamakan IKASU (Ikatan Keluarga Alumni Sirojul 'Ulum) yang bersimbolkan hampir mirip dengan logo utama pesantren pusat milik yayasan Sirojul 'Ulum Kecamatan Pare Kabupaten Kediri yang juga memiliki artian makna mendalam.
Hal ini diutarakan oleh salah satu Dewan Pembina IKASU Kecamatan Badas, M Syaifuddin dalam sambutannya ketika melaunchingkan organisasi berbasis Alumni santri Sirojul 'Ulum.
"Ada 7 (tujuh) makna yang terkandung di dalam logo IKASU. Dari masing-masing makna memiliki artian poin penting atas berdirinya wadah ini,"
Dari keseluruhan gambar di dalam logo jika diamati dengan amat teliti dan seksama, memang terdapat 7 simbol yang terdiri dari Bentuk Lingkaran yang memiliki 12 sudut, Lingkaran Putih, Tali Tampar (tali tambang/Red), Bintang 9 (Sembilan), Peta, Jabat Tangan dan warna logo berlatar dasar Sekunder (Hijau).
1) Lingkaran Dengan 12 Sudut
Syaifuddin menjelaskan bahwa bentuk lingkaran yang memiliki 12 sudut itu dapat dimaknai dengan pandangan serta pola pikir.
"Angka 12 (Dua Belas) yang tersusun dari 1 (Satu) dan 2 (Dua) juga memiliki makna. Angka 1, menunjukkan bahwasanya Allah adalah Tuhan yang Maha Esa. Sedangkan angka 2, merujuk pada kesaksian Syahadatain,"ucapnya.
Angka yang terdapat di dalam lingkaran bersudut tersebut juga tak semata-mata dikenakan di dalam simbol utama IKASU. melainkan, kata Syaifuddin juga terdapat momentum istimewa yang terjadi bertepatan pada tanggal 12.
"Pertama, Nabiyullah Muhammad SAW dilahirkan pada tanggal 12 Maulud. Lalu yang kedua, tujuan utama karena mencari Ridho Alloh SWT. Oleh karena itu, sudut pandang atau pola pikir IKASU harus bertumpu pada Al-Qur'an dan Al-Hadits Nabi sebagai sumber hukum utama umat islam,"
2) Lingkaran Putih
Lingkaran putih yang dimaksud ini adalah sebagai lambang perputaran, pergerakan yang dinamis, serta memberikan arahan yang tepat. Maksud dari kata itu, adalah sebagai identitas diri yang akan ter-arahkan menuju arah yang tepat.
3) Tali Tambang yang melingkar, atau lebih dikenal oleh masyarakat banyak dengan sebutan Tali Tampar memiliki artian sebuah Ikatan tali persaudaraan.
![]() |
| Foto : sebagian keluarga besar dari IKASU Kecamatan Badas |
Pasalnya, pemberian Tali Tambang di logo IKASU ini tidak lepas dari salah satu ayat di dalam Al-Qur'an QS.Ali Imran, ayat 103 serta kutipan dari kitab Mu'alimut Tanzil (W. 516 H) yang juga lebih dikenal sebagai Tafsir al-Baghawi, sebuah tafsir Al-Qur'an klasik yang disusun oleh Imam Husain bin Mas'ud Al-Baghawi.
4) Bintang Sembilan, sebuah simbol yang menggambarkan paham Aswaja (Ahlussunah Wal Jamaah).
"Penggunaan simbol 9 bintang ini juga tidak semata hanya sebuah tempelan, melainkan sebagai contoh atau peraga terhadap alumni yang berada dalam wadah IKASU untuk bersama berjuang dan mengembangkan agama Islam di Nusantara, selayaknya peran 9 Waliyullah," jelas Syaifuddin.
5) Gambaran Peta, pemberian sketsa Peta di dalam logo oleh Dewan Pembina dari kepengurusan IKASU Kecamatan Badas ini di gunakan sebagai bentuk wilayah lokasi keberadaan keluarga besar dari Ikatan Keluarga Alumni Sirojul 'Ulum (IKASU) yang berada di Kecamatan Badas.
6) Lukisan Jabat Tangan, hal ini melambangkan komunikasi antar Insan (Manusia/Red) yang positif, pemersatuan dan kemauan untuk gotong-royong bahu-membahu untuk bekerjasama.
7) Warna Sekunder (Hijau), seperti halnya pemahaman yang dimiliki orang banyak pada umumnya mengenai makna warna hijau, yakni pertumbuhan, kesuburan dan kesehatan bagi orang yang melihat.
Begitupun warna dasar dalam logo yang diambil oleh kepengurusan organisasi IKASU, mereka berharap seluruh Insan yang yang melihatnya mampu untuk memberikan efek relaksasi, Harmoni dan Ketenangan bagi Kehidupan Manusia.
"Dari sisi psikologis, warna hijau melambangkan suatu keinginan yang kuat, ketabahan, kepribadian yang teguh. Dan hijau sendiri adalah warna yang bisa membangkitkan kebahagiaan, rasa gembira serta gairah hidup," urai Syaifuddin selaku satu diantara Dewan Pembina IKASU.
Begitulah informasi yang di himpun mengenai makna dari Filosofi pembuatan logo wadah baru milik alumni pesantren Sirojul 'Ulum di wilayah Kecamatan Badas. (Red)



Posting Komentar