Kelurahan Klojen Support Pemberdayaan Masyarakat Untuk Dongkrak Perkembangan Inovasi UMKM
MALANG, LINTASDAERAHNEWS.COM - Dalam rangka partisipasi memeriahkan MALANG FASHION dan FOOD FESTIVAL yang di gagas oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang, Salah satunya dari Kelurahan Klojen Kota Malang yang menghadirkan suguhan masakan berbahan singkong dan jagung sebagai pengganti dari nasi.
Olahan masakan yang disuguhkan dari tim PKK Kelurahan Klojen tersebut sangat sangat istimewa sekali teruma rasa dan teksturnya sehingga masakan tersebut tanpa menggunakan bahan beras atau bahan terigu sangat jarang dijumpai pada jaman sekarang ini.
Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Klojen, Mimin mengatakan bahwa hari ini dari Kecamatan Klojen yang mewakili Kelurahan Klojen mengikuti lomba cipta menu dengan tema Menu Sarapan Pagi berbahan lokal.
"Menu sarapan pagi yang disuguhkan ini berbahan lokal dengan nasi dari singkong serta sayurnya dari daun kelor, sayur bobor, kemudian pepes lele dan sate tempe",ucap Mimin.
Harapan Mimin ke depan dengan banyak variasi makanan tersebut tidak lagi mengandalkan beras sebagai bahan utama makanan.
"Mudah mudahan dengan adanya menu ini semakin banyak untuk variasi makan, tidak hanya mengandalkan beras karena masih ada singkong maupun jagung, jadi kita mengurangi beras",kata Mimin.
Disisi lain Kelurahan Klojen sangat mendukung UMKM untuk mendongkrak sektor perekonomian masyarakat, pemberadayaan warga Klojen terutama kuliner ini tentunya menjadi gagasan untuk terus didukung, Hal ini disampaikan langsung oleh Lurah Klojen,Waluyo Safari saat memberikan motivasi kepada masyarakat peserta lomba cipta menu.
"Kita memang punya UMKM khususnya di bidang makanan yaitu di kampung putih sekaligus kampung tematik, dan pada hari ini kita mewakilkan masyarakat RW 06 yang pada dasarnya hasil olahan dari tanaman masyarakat sendiri sehingga makanannya tradisional",terang Waluyo pada Sabtu (23/7/2023).
Menurut Waluyo, untuk mendongkrak UMKM kegiatan ini akan terus memberikan motivasi, edukasi serta dukungan pembinaan dan memonitor terhadap perkembangannya.
"Kami selalu memberikan edukasi kepada PKK, Pokdarwis, dan Karangtaruna juga serta melibatkan RT dan RW, karena kita memanfaatkan kearifan lokal untuk kerjasama diluar juga masih belum, karena kita mengandalkan kemampuan masyarakat kita dan lembaga-lembaga dilingkungan Kelurahan Klojen saja",paparnya.
Untuk mendongkrak UMKM di wilayah Klojen sendiri harus di dukung serta mengembangkan dengan inovasi terbaru terhadap lingkungan masyarakat termasuk potensi-potensi untuk di maksimalkan.
(M.sol)

Posting Komentar