Diduga Ada Tawaran Sejumlah Nominal Oleh Tim Satu Kandidat Ketua KONI,Djoni" Tidak Ada Salahnya Memberikan Sesuatu Kepada Cabor"
![]() |
| Foto Istimewa. |
MALANG,LINTASDAERAHNEWS.COM - Jelang Musorkotlub KONI kota malang, yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir januari 2023 medatang membuat tensi persaingan kambali terjadi.
Adanya pengakuan dari ketua salah satu cabor yang tidak berkenan disebutkan namanya, yang menyatakan ada pihak yang diduga dari tim kandidat calon berinisial "D" salah satu kandidat calon Ketua Umum KONI Kota Malang diduga melakuan upaya membeli suara dari cabor untuk memberikan suara pada musorkot koni kota malang
"Ya, ada sejumlah nominal yang di tawarkan kepada kami, yang diduga dilakukan oleh tim salah satu kandidat berinisial "D", "jelas pria yang memiliki hobi adventure ini pada selasa (10/1/2023).
Untuk nonimalnya ada yang 2,5, dengan modus dimintai nomer rekening, ada pula yang diberikan didalam amplop, dengan harapan memberikan suara untuk " D" dalam gelaran Musorkot KONI Kota malang yang akan di gelar pada akhir januari 2023 mendatang, terangnya pada media.
Hal senada juga di sampaikan oleh rambo (nama samaran), yang juga sebagai pengurus di cabor membenarkan jika ada teman- teman yang di klaim oleh tim salah satu kandidat bacalon ketua sudah bergabung dan sudah menerima sejumlah uang.
"Terkait hal itu (membeli suara) dari para cabor ada dan sudah ada beberapa cabor yang mereka klaim menerima sejumlah nominal, untuk mendukung salah satu kandidat," lanjutnya.
Di konfirmasi terpisah melalui sambungan telepon, salah satu kandidat yang di duga menawarkan sejumlah nominal pada ketua cabor, melalui tim suksesnya buka suara terkait informasi yang beredarnya issue dan pemberitaan terkait adanya upaya jual beli suara dalam konteks politik uang, yang diduga melibatkan tim pemenangan dari Djoni Sudjatmoko salah satu bakal calon Ketua KONI Kota Malang, membuat owner NK Cafe ini angkat bicara.
Baginya semua informasi yang beredar terkait dengan adanya tawaran atau pemberian sejumlah uang kepada cabor dan mengatas namakan "tim saya" itu tidak benar, dan hal itu diluar dan tidak ada sangkut pautnya dengan saya.
"ya saya kira informasi terkait adanya upaya membeli dukungan cabor seperti yang berkembang saat ini, itu salah dan bukan dari saya, mengingat saya masih belum membentuk tim apapun terkait dengan agenda pemilihan Ketua Umum KONI Kota Malang didalam agenda musorkotlub yang akan digelar pada tahun ini,"jelasnya pada media melalui panggilan Whatsapp pada Rabu (11/1/2023)
Lebih lanjut djoni mengungkapkan jika dirinya sebenarnya di calonkan bukan "mencalonkan" dan saya tidak pernah membentuk tim apapun dalam gelaran musorkot atau musorkotlub.
"jadi kalau ada pihak yang mengaku tim dari H. Djoni, malah saya pengen tertawa mendengarnya," lanjutnya.
Kan perhelatan musorkotlub itu belum ada dan belum terjadi, dan saat ini saya masih menganggapnya baru isu, karena dari KONI pun masih belum menentukan apa-apa terkait musorkotlub, dan dicalonkan pun juga masih belum, jadi ya saya dak ada kepentingan apapun untuk menggalang dukungan di cabor, lanjutnya.
Sedangkan terkait dengan adanya cabor yang sudah menerima dana dengan besaran 2,5 juta yang diduga dari tim pemenangannya sebagai bentuk menggalang suara dari cabor, dirinya menyatakan tidak mengetahui.
"Namun jika ada pihak yang kemudian ingin menjadi orang tua asuh dari cabor yang ada di KONI kota malang, tidak salah kan mas?," tanyanya.
Jadi mungkin saja apa yang dilakukan orang - orang itu mau memberikan sesuatu ke cabor, saya kira hak mereka, dan kalau kemudian ada yang mencatut nama saya ya terus saya harus bilang apa?, pungkasnya sebelum mengakhiri panggilan telepon.(M.sol).



Posting Komentar