TNI
Babinsa Desa Undisan Ikuti Acara Pejaya - Jayaan di Pura Puseh, Desa Undisan
BANGLI, Lintasdaerahnews. com ~ ||Babinsa Desa Undisan Serda I Nyoman Suganda Koramil 1626-03/Tembuku menghadiri acara Pejaya-Jayaan Untuk mempererat hubungan kerjasama dan bersinergi, dengan bendesa adat, Prajuru Adat beserta para Pecalang di dalam pelaksanaan tugas di Wilayah Desa Undisan bertempat di Pura Puseh Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Kamis malam (5/1/2023).
Pejaya-Jayaan Bendesa dan Prajuru desa Adat Undisan di hadiri oleh Wakil Bupati Bangli Bpk. I Wayan Diar, Bendesa adat Undisan Bpk. I Made Sudiasa serta Prajuru Adat Undisan, Perbekel Desa Undisan Bpk. I Ketut Suardika, Babinsa Undisan Serda I Nyoman Suganda, Babinkamtibmas Aiptu I Nyoman Sugiantara dan Warga Masyarakat Desa Undisan.
Bendesa Adat Undisan Bpk. I Made Sudiasa mengatakan Upacara Mejaya Jaya tersebut dilaksanakan untuk memohon agar pikiran, perkataan, tindakan dan prilaku kita selalu disucikan, dituntun agar selalu berjalan sesuai ajaran agama.
Dengan Upacara Mejaya Jaya dapat menguatkan lahir batin sehingga penyumpahan yang dilakukan dapat terlaksana dengan baik.
Selanjutnya, Upacara mejaya-jaya ini dilanjutkan dengan upacara sembahyang, bertujuan mendekatkan diri kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa untuk selalu mohon tuntunan dan bimbinganNya.
Mejaya-jaya adalah prosesi upacara secara niskala dalam bentuk pelaksanaan ritual agama yang disesuaikan dengan dresta masing-masing desa adat. 'Mejaya-jaya prajuru desa adat ini merupakan proses niskala yang dilakukan berdasarkan adat dan dresta serta awig- awig Desa Adat Pengulon dari dahulu,” jelasnya
Kegiatan ini patut dihadiri kerena Bendesa Adat adalah merupakan tokoh Adat yang mempunyai peran cukup sentral dalam pembinaan masyarakat di tingkat Desa. Oleh karena itu Babinsa sebagai Bintara Pembina desa harus tahu apapun kegiatan atau kejadian yang terjadi di desa binaannya. Kegiatan Pejaya-Jayaan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
Di tempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Arh. Sutrisno S.Sos.mengatakan, bahwa Babinsa harus selalu melekat dan wajib untuk menghadiri kegiatan yang ada ditengah masyarakat, baik bersifat kegiatan sosial, keagamaan ataupun pertemuan atau rapat dengan aparatur Desa.
“Hal tersebut untuk menjalin hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat, serta dapat memperkuat Birokrasi unsur pemerintahan desa, mengingat tanpa bantuan dan peran masyarakat tidak dapat menyelesaikan tugas dan tanggungjawabnya, "tegas Dandim.
(Pen/Krm)
Via
TNI

Posting Komentar