Sinergitas Tiga Pilar Kecamatan Rembang, Rutin Gelar Khotmil Qur'an Secara Virtual
PASURUAN, Lintasdaerahnews. com ~ ||Dalam rangka mempererat hubungan tali silaturrahim bersama tiga pilar, di wilayah Kecamatan Rembang, menggelar kegiatan rutin Semaan Khotmil Qur’an setiap malam Jum’at Legi. Yaitu, mengaji bersama dengan tiga pilar yang selalu rutin dilaksanakan di setiap bulannya.
Kali ini, acara semaan Khotmil Qur’an itu dilaksanakan secara virtual di Aula Pendopo Kecamatan Rembang, Kamis (1/9/22) siang.
Hadir dalam giat Khotmil Qur'an secara virtual, Camat Rembang ( Firdaus Handara, S.STP. MSi ), Danramil 12/Rembang ( Kapten Czi Slamet Djoko Wahono ), Kapolsek Rembang ( AKP Slamet Aji, SH ), Sekcam ( Raden Didik Subihandoko, S. Kom.M.AP ), Kasi PMD ( Hj. Suainun Nadlifah, SP ), Ka Puskesmas Rembang ( dr. Arif ) dan Staf Kecamatan Rembang 4 orang.
Sambutan dalam virtual KH. Mujib Imron, SH.MH ( Wabup ) menyampaikan bahwa 1 September 2022 kita mulai kegiatan hari Jadi Pasuruan Ke 1093 Tahun 2022, semoga Pasuruan menjadi Kabupaten Pasuruan yang Maslahat,"tutur Wabup.
Acara di mulai dengan penyematan PIN kepada Ketua MUI Kecamatan Rembang ( KH. Abd. Gofur ), dan lanjutkan dengan sambutan yang intinya " Kami akan memberikan motivasi terkait hari Jadi Kabupaten Pasuruan yang Ke 1093, Semoga Pasuruan menjadi Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghofur seperti kecintaan masyarakat Pasuruan terhadap NKRI dan masyarakat Pasuruan semakin makmur dan kami yakin Staf Pemerintahan Kabupaten Pasuruan sebagai penanggung jawab roda Pemerintahan juga tanggung jawab kepada Allah SWT,"ungkap KH. Abd. Gofur.
Masih Ketua MUI Kecamatan Rembang melanjutkan, bahwa Jihad kita ini tidak harus membawa senjata tetapi jihad untuk kepentingan umum, jadi bapak - bapak, ibu - ibu di Pemerintahan Kabupaten ini laksanakan dengan Istighfar tidak harus wiridan, melainkan memperhatikan masyarakat Kabupaten Pasuruan termasuk stafnya melaksanakan Fisabilillah seperti kebaikan dengan para Kades mengajak wajib membayar pajak yang nantinya juga buat pembangunan Kabupaten Pasuruan,"harap KH. Abd. Gofur.
Momentum hari jadi Kabupaten Pasuruan ini adalah menjaga kerukunan umat dan sebagai contoh Indonesia seperti di Pasuruan ada masyarakat Tengger, inilah bisa di praktekkan dan warga Tengger ada umat Islam sakit berbondong - bondong untuk menjenguk.
Tolong di wilayah kalau ada warga Non Muslim sakit agar di jenguk, disambangi untuk menjaga kerukunan dan inilah Umat Islam yang sesungguhnya."tutup KH. Abd. Gofur.
(Red)

Posting Komentar