Babinsa Kodim Bangli Komsos dan Edukasi Prokes saat Masyarakat Melaksanakan Kegiatan Adat di Objek Wisata Tukad Cepung
BANGLI, Lintasdaerahnews. com ~ ||Babinsa Koramil 1626-03/Tembuku Peltu Kadek Somenada secara rutin melakukan kegiatan pengamanan upacara agama, adat dan sekaligus Komunikasi sosial dengan warga untuk menyerap informasi, selain itu memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada warga Desa Tembuku Kec. Tembuku, Kab. Bangli.
Jumat (23/09/22)
Babinsa hadir di wilayah binaan dengan membantu masyarakat baik dalam kegiatan formal maupun kegiatan adat, Pada kesempatan tersebut Peltu Kadek Somenada melaksanakan kegiatan pengamanan Upacara Adat Mepekeling di Pura Prajapati guna kelancaran kegiatan umat Hindu yang akan melaksanakan sembahyang, di lingkungan Pura Prajapati ada Objek Pariwisata Tukad Cepung.
Selain pemantauan kegiatan mepekeling Babinsa juga mengedukasi masyarakat yang hadir untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan guna menekan penyebaran Virus covid 19 utamanya di kalangan Pariwisata Tukad Cepung, dan Babinsa menyarankan kepada pengelola Tukad Cepung Bpk. I Ketut Joni agar senantiasa mengingatkan kepada tamu yang berkunjung ke tukad cepung agar menekankan kepada wisatawan mancanegara yang di bawanya ikut melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan, agar tercipta rasa aman dan nyaman dilingkungan Pura Prajapati dan Objek Pariwisata Tukad Cepung harapan kita semua semoga cepat dapat teratasi serta kembali pulihnya pariwisata di Bali.
Dandim 1626/Bangli Letkol Arh. Sutrisno S. Sos menyampaikan pelaksanaan komunikasi sosial merupakan tugas rutin yang dilaksanakan Babinsa untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan. Selain itu, juga sebagai sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
"Sudah semestinya seorang Babinsa selalu ada di tengah-tengah warga binaannya agar komunikasi dapat terjalin dengan baik, sehingga berbagai informasi dapat terdeteksi secara dini dan cepat tentukan langkah untuk menyelesaikannya. Salah satu tujuan komunikasi sosial adalah terbentuknya aktualisasi diri pribadi, stabilitas sosial, tertib sosial, penerusan nilai-nilai lama dan baru di masyarakat, sehingga dapat memupuk, membina dan memperluas kesadaran masyarakat," katanya.
(Pen/Krm)

Posting Komentar