Jembatan Gladak Perak Malang- Lumajang di Perkirakan Bakal Selesai Pada 20 April 2022
![]() |
| (Bupati Malang pantau langsung pengerjaan proyek / Istimewa) |
MALANG,LINTASDAERAHNEWS.COM - Jembatan Gladak Perak Malang - Lumajang di Perkirakan Bakal Rampung Pertengahan April 2022 dan tentunya warga malang- lumajang menyambut suka cita
dengan kabar ini, seperti diketahui, jembatan perak merupakan jalan satu - satunya penghubung sekalian pembatas antara kab. Malang dan Kabupaten Lumajang sempat diluluh lantakan akibat erupsi gunung semeru, tampaknya kini pengerjaannya terus dikebut jelang makin dekatnya jelang perayaan Hari Raya idul fitri mendatang. Sebagaimana janji presiden jokowi saat mengunjungi lokasi tersebut beberapa bulan yang lalu.
![]() |
| Jembatan penghubung Malang - Lumajang/istimewa |
Seperti diketahui di lokasi ini Ada dua jembatan sebelum hancur diterjang erupsi Gunung Semeru, ada dua Jembatan Gladak Perak, yakni Gladak Perak lama dan Gladak Perak Baru.
Jembatan lama dibangun pada zaman penjajahan Belanda dan sekarang tak lagi digunakan untuk kendaraan. Kemudian jembatan baru yang digunakan untuk lalu-lintas kendaraan dibangun pada 1998.
Jembatan Gladak Perak membentang sepanjang sekitar 100 meter di atas Sungai Besuk Sat, jalur lintas selatan yang menghubungkan Kabupaten Malang dan Lumajang.
Kendaraan dari Lumajang dengan tujuan Malang Selatan, seperti Kepanjen dan Dampit biasanya melintas di jalur lintas selatan, termasuk Jembatan Gladak Perak.
Kondisi ini juga dipastikan oleh bupati lumajang thoriqul haq, saat meninjau kegiatan proyek tersebut 8 april 2022, menjelaskan bahwa saat ini masih menata insfratuktur tengah dan untuk sementara waktu jembatan gantung tsb hanya bisa di lalui untuk roda 2. Dan untuk jembatan utama atau kendaraan roda 4 lainnya masih dalam pengerjaan pondasi
Jembatan gantung ini di bangun oleh kementrian, pekerjaan umum dan perumahan rakyat republik indonesia dan itu hanya sebagai jembatan darurat atau jembatan sementara sebelum jembatan utama terealisasi. Jelas orang nomer satu di kota lumajang itu.
Jurnalis : Anang Tri Nugroho
Editor. : Nasrul




Posting Komentar