Dandim 0809/Kediri Hadiri Vidcon Rapat Koordinasi Penanganan Kepulangan PMI/WNI Serta Kedatangan WNA
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Rully Eko Suryawan. S. Sos menghadiri Vidcon Rapat Koordinasi Penanganan Kepulangan PMI dan WNI serta Kedatangan WNA melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya bertempat di Ruang Rapat Candra Kirana Kabupaten Kediri jln Sukarno Hatta no 01 Desa Doko Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Rabu (2/6).
Adapun hadir dalam kegiatan Rakor tersebut antara lain Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Ruly Eko Suryawan S.sos, Kompol Didik ( Kabagops Polres Kediri ), Dr Bambang (Kadinkes), Dwi Hari ( Disnaker ), Jumadi ( Disnaker ), Myr Caj Babngun S (Pabung Dim 0809), Kapten Arm Bangun Budiadi ( Danramil 0809/04 Gampengrejo ), Kapten Inf Wiwid Wahyudi ( Pasi OPS Kodim 0809/ Kediri ), AKP Kristin K.R ( Kasat Bimas Polres Kediri ), dan Slamet Turmudi ( Kepala BPBD ).
Penyampaian oleh dr. Joni ," Update situasi dan penanganan Covid 19 Prov. Jatim, Surveiland Kasus Covid 19 Jatim dan Nasional serta kondisi situasi RS lapangan di Jatim ,Saat ini kondisi Zonasi Jatim Orange Naik dan Zonasi merah turun.
Mayjen TNI Suharyanto, S.Sos (Pangdam V/Brawijaya) menyampaikan, "Secara garis besar perkembangan Covid 19 dan kondisi saat ini Jatim tahun 2021 jauh lebih baik. Ada 156 kasus di Kudus tenaga kesehatan yang Positif Covid 19. Saat ini TNI terdapat 2 Kasus terkonfer Covid 19 yaitu Kodim sampang dan Kodim Jember.
Di Malaysia saat ini kasus Covid 19 melonjak, jadi hati-hati terkait kedatangan WNI. Jumlah WNI, PMI dan WNA yang saat ini masih berada dilokasi karantina s.d 1 Juni 2021 sejumlah 594 orang, diantaranya (1) Asrama haji sebanyak : 389 orang.
(2) Diklat Agama sebanyak : 77 orang, dan
(3) LPMP sebanyak : 1 orang. (4)Hotel sebanyak : 127 orang.
Kab/Kota harus menyiapkan tempat karantina, harus ada, penjemputan WNI, PMI dan WNA dari daerah masih mengalami keterlambatan. Laksanakan penanganan WNI, PMI dan WNA sesuai prosedur yang sudah ditetapkan..Mari kita bersatu padu, solid kepada seluruh instansi dalam menangani Covid 19.
Jangan lelah, jangan bosen, jangan ragu untuk bertindak tegas untuk membatasi serta membubarkan kerumunan,"pungkas Pangdam.
dr Herlin Ferlina, M.Kes (Kadinkes Prov Jatim) menyampaikan tentang " Hotel repratriasi dan lapangan pemeriksaan PCR Covid 19. proporsi total spesimen di Jatim dan jumlah spesimen yang diperiksa (Kedatangan dari luar negeri). Jumlah kasus positif yang dirujuk berdasarkan asal Kab/Kota, dan membuka klinik di Asrama haji untuk penanganan Covid 19.
Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 dalam pelayanan sudah bagus, untuk cakupan vaksinasi di tiap-tiap daerah masih ada yang rendah, masih sekitar 30℅,"paparnya.
Kadishub Jatim menyampaikan, terkait penanganan kepulangan WNI, PMI dan WNA, Update kepulangan WNI, PMI dan WNA serta jumlah kedatangan WNI, PMI dan WNA, Update potensi permasalahan, anggaran dan mekanisme dalam penjemputan WNI, PMI dan WNA. Penyediaan angkutan kusus untuk penumpang berkebutuhan kusus (penumpang yang memakai kursi roda dll).
Dinas Sosial Prov. Jatim juga menyampaikan," terkait, Anggaran belanja logistik dapur umum dan rincian anggaran belanja dapur umum.
Kalaksa BPBD Prov. Jatim menyampaikan terkait, Dukungan anggaran yang sudah cair maupun yang belum cair, yang sudah cair sebanyak 5 Milyar dari 53 Milyar yang sudah di ajukan.
Acara dilanjutkan dengan Sesi penyampaian oleh perwakilan Bupati dan Walikota se Jatim, Kab Blitar, Kab. Bojonegoro, Kab. Ponorogo, Kab. Madiun, Kab. Ngawi, Kab. Banyuwangi, Kab. Tuban.
Wakapolda Jatim menyampaikan, " terkait Langkah-langkah benteng dan antisipasi penyebaran Covid 19 serta varian baru. SOP penanganan pelaku perjalanan Internasional di Bandara Juanda dan pelabuhan Tanjung Perak. Konsistensi dan kompak dalam menjalankan strategi menangani PPKM, pencegahan dengan memperkuat komunitasi publik tentang Protkes melalui Door to door di Rt. PPKM Mikro dan melaksanakan tracing.
Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si (Gubernur Jatim) menyampaikan terkait ,Pemerintah daerah memberikan dukungan pendanaan untuk belanja kesehatan penanganan Covid 19 dan belanja prioritas .Setiap pimpinan Daerah setiap hari harus melaksanakan pemantauan wilayah khususnya perkembangan Covid 19.
Pimpinan Daerah harus mempunyai langkah-langkah preventif dan kontinyu dalam penanganan Covid 19.Jumlah spesimen (Kedatangan dari luar Negeri) yang diperiksa berdasarkan asal Kab/Kota di Jatim tanggal 28 April s.d 2 Juni 2021. Kita tetap menjaga kewaspadaan terhadap penyebaran Covid 19 secara bersama-sama,"pungkasnya. (har).



Posting Komentar