Antisipasi Luapan Banjir, Anggota Koramil 0809/05 Grogol Bersama Warga Kerja Bakti Perbaiki Tanggul
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Antisipasi luapan banjir dan tanggul jebol pasca musim Penghujan yang sering merendam permukiman warga, Anggota Koramil 0809/05 Grogol bersama Banser serta warga desa Jati Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri melakukan aksi antisipasi banjir dalam peninggian tanggul sungai yang berada di desa Jati dengan mengunakan karung yang di isi dengan tanah dan pasir.
Kegiatan yang melibatkan warga sekitar dibantu belasan personil Koramil 05/Grogol tersebut berupa penguatan serta peninggian tanggul guna antisipasi terjadinya banjir dan tanggul jebol. Selasa (5/1/2021).
Selama ini tanggul dilokasi tersebut kondisinya rawan dan kurang baik bahkan beberapa kali jebol saat debit air sungai melebihi kapasitas. “Hampir setiap musim hujan, Desa Jati selalu tergenang banjir akibat limpasan air sungai yang melalui tanggul,” terang Babinsa Jati.
Menurutnya, “memasuki musim penghujan kali ini, warga merasa waswas dan khawatir jika kejadian banjir seperti tahun-tahun sebelumnya terulang. Kehadiran TNI dalam kerja bakti tersebut menunjukkan bukti bahwa TNI bergerak mengantisipasi datangnya bencana.
Kegiatan yang selain meninggikan tanggul dengan urugan tanah dan karung berisi pasir, juga penguatan tepi tanggul dengan pasak bambu.
Sementara Danramil 05 Grogol jajaran Kodim 0809 Kediri Kapten Chb Tommy Wibisono mengatakan, kegiatan itu untuk mengantisipasi potensi banjir akibat luapan sungai maupun antisipasi tanggul jebol.
Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan semua jajaran termasuk dengan pemerintah desa untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi benjana banjir.
Semua titik lokasi yang berpotensi menimbulkan kerawaan, sedini mungkin dilakukan langkah antisipasi dengan cara melihat langsung lokasinya.
“Langkah ini di lakukan pasca menindaklanjuti perintah Dandim 0809 Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno SE Msi (Han) agar semua jajaran mengambil langkah yang diperlukan untuk mengantisipasi dan menekan potensi bencana alam di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Kapten Chb Tommy Wibisono menambahkan, tanggul di Desa Jati sebenarnya sudah pernah diperbaiki tetapi beberapa kali jebol saat debet air naik dan curah hujan tinggi. “Penguatan tanggul memang masih bersifat sementara, tetapi kami berkeyakinan setelah ditinggikan tanggul ini sudah lebih kuat sehingga bisa menahan air agar tidak melimpas,” ujarnya. (har/san3mbeling)



Posting Komentar