kabardesa
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Di tengah padatnya penduduk Kota Pare yang terkenal akan iconnya Tugu Garuda dan Kampung Inggris, masih saja dijumpai kehidupan warga yang masih jauh dari cukup ,yakni bapak Rianto (59) warga yang tinggal sebatang kara di sebuah gubuk tempat kelahirannya di Jln. Anyelir RT 11 RW 14 Dusun Mangunrejo Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.
Rianto dikenal sebagai salah satu warga yang setiap harinya bekerja sebagai buruh srabutan berangkat pagi pulang sore dengan penghasilan yang jauh dari cukup ,dengan upah Rp 20 ribu per hari,
Kondisi itulah yang membuat bapak Rianto hingga puluhan tahun tak bisa memiliki rumah idaman yang nyaman seperti rumah tetangga kanan kirinya, yang kini kondisi rumah bapak Rianto cukup memprihatinkan dan sudah rapuh dimakan usia lantaran, rumah yang berukuran 4X6 Meter itu terbuat dari anyaman bambu.
Bangunan rumah yang berdiri diatas tanah 5,5 Ru tersebut didalamnya hanya berisikan tempat tidur (amben) yang terbuat dari bambu ,dan cuma satu elektronik radio saja yang dimilikinya untuk menemani bapak Rianto dikala sedang istirahat.
Hidup sebatang kara dan masih belum memiliki pendamping alias perjaka lantaran nasib yang belum menguntungkan bagi bapak Rianto.
Dengan penghasilan atau upah Rp 20 ribu per hari ,Membuat bapak Rianto hanya pasrah menerima nasib dengan hidup pas pasan, penerangan lampu pun dapat aliran dari listrik tetangga, apalagi toilet yang hanya mengandalkan BAB ke sungai,
Namun, saat ini bapak Rianto bersujud syukur dan lega setelah dirinya dikunjungi oleh Babinsa dari Koramil 0809/11 Pare Kodim Kediri yang menawarkan program bedah Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) dari bapak Pangdam V/Brawijaya bersama Ibu Gubernur Jatim.
Hari ini, belasan personil TNI AD dari Koramil 0809/11 Pare Kodim Kediri dibantu warga membedah rumah bapak Rianto untuk disulap menjadi rumah minimalis yang sederhana ,aman, nyaman dan sehat. Minggu (5/7).
Rumah yang tidak layak dihuni milik bapak Rianto ini diubah oleh prajurit TNI AD menjadi Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu).
Komandan Koramil 0809/11 Pare Kodim Kediri Kapten Inf Warsito yang turun langsung kelokasi pada pagi itu ikut serta kerja bakti membedah gubuk milik bapak Rianto.
Danramil menjelaskan bahwa, " Rutilahu merupakan program dari bapak Pangdam V/Brawijaya bersama Gubernur Jawa Timur.
Program ini diperuntukkan kepada warga kategori kurang mampu yang tidak memiliki rumah sehat ( tidak layak huni) ,"ungkap Kapten Inf Warsito.
Untuk menemukan sasaran yang tepat, saya perintahkan Babinsa untuk kordinasi dulu dengan kepala desa dan RT yang ada diwilayah Kecamatan Pare, sehingga ditemukanlah rumah bapak Rianto ini yang kondisinya cukup memprihatinkan.
Ini merupakan berkat kerja sama para Babinsa untuk mengetahui sedini mungkin kepada warga kita yang sangat memerlukan bantuan, " jelas Danramil 0809/11 Pare.
Dan kami berharap, mudah - mudahan atas kerja sama kita dengan warga ini, dapat menjadikan rumah bapak Rianto menjadi rumah yang layak huni," pungkasnya.
Di lokasi yang sama, Ketua RT 11 bapak Sukamto mengaku sangat berterima kasih atas kehadiran bapak - bapak TNI dari Koramil 0809/11 Pare ini yang telah peduli terhadap warganya tersebut.
Kata Sukamto, dari dulu bapak Rianto ini hidup sebatang kara tidak mempunyai sanak saudara ,yang hanya menggantungkan hidupnya sebagai buruh, Dan untuk makan saja pun tidak ditentukan,"katanya.
Jadi untuk membangun rumah hingga saat ini belum terwujud,"tutur Bapak Sukamto.
Kami mewakili warga RT 11 dalam hal ini mengucapkan terima kasih banyak kepada TNI yang telah peduli terhadap warga kami bapak Rianto yang benar benar membutuhkan bantuan untuk membedah rumahnya menjadi rumah yang layak dihuni, aman ,nyaman dan sehat,"terang Sukamto.
Sementara pemilik rumah bapak Rianto sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak Koramil Pare yang telah membantu dirinya dalam mewujudkan rumah impian layak huni,"ungkap Rianto.
Di lokasi yang sama pula ,Bati Bakti TNI Koramil 0809/11 Pare Serma Agus Prayitno mengungkapkan terkait jumlah sasaran Rutilahu yang ada di wilayah Kecamatan Pare dan Kecamatan Badas pada tahun ini berjumlah 18 sasaran diantaranya satu sasaran rumah warga di Desa Bendo, Desa Pelem, Desa Gedangsewu, Desa Bringin, Desa Tretek, Desa Tunglur, Desa Lamong ,Desa Badas, Desa Sumberbendo, Desa Tulungrejo, Desa Blaru, Desa Sambirejo, Desa Sidorejo ,Desa Sekoto, Kelurahan Pare dan dua sasaran di Desa Canggu Kecamatan Badas.
Kami berharap semoga bantuan ini dapat membantu warga di wilayah Kecamatan Pare dan Badas yang belum memiliki runah yang layak,"Ungkap Serma Agus Prayitno.
Reporter : Indah Merin. S
Editor. : Hariono
Puluhan Tahun Tinggal di Gubuk Reot ,Kini Rumah Bapak Rianto Akhirnya di Bedah Oleh TNI
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Di tengah padatnya penduduk Kota Pare yang terkenal akan iconnya Tugu Garuda dan Kampung Inggris, masih saja dijumpai kehidupan warga yang masih jauh dari cukup ,yakni bapak Rianto (59) warga yang tinggal sebatang kara di sebuah gubuk tempat kelahirannya di Jln. Anyelir RT 11 RW 14 Dusun Mangunrejo Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.
Rianto dikenal sebagai salah satu warga yang setiap harinya bekerja sebagai buruh srabutan berangkat pagi pulang sore dengan penghasilan yang jauh dari cukup ,dengan upah Rp 20 ribu per hari,
Kondisi itulah yang membuat bapak Rianto hingga puluhan tahun tak bisa memiliki rumah idaman yang nyaman seperti rumah tetangga kanan kirinya, yang kini kondisi rumah bapak Rianto cukup memprihatinkan dan sudah rapuh dimakan usia lantaran, rumah yang berukuran 4X6 Meter itu terbuat dari anyaman bambu.
Bangunan rumah yang berdiri diatas tanah 5,5 Ru tersebut didalamnya hanya berisikan tempat tidur (amben) yang terbuat dari bambu ,dan cuma satu elektronik radio saja yang dimilikinya untuk menemani bapak Rianto dikala sedang istirahat.
Hidup sebatang kara dan masih belum memiliki pendamping alias perjaka lantaran nasib yang belum menguntungkan bagi bapak Rianto.
Dengan penghasilan atau upah Rp 20 ribu per hari ,Membuat bapak Rianto hanya pasrah menerima nasib dengan hidup pas pasan, penerangan lampu pun dapat aliran dari listrik tetangga, apalagi toilet yang hanya mengandalkan BAB ke sungai,
Namun, saat ini bapak Rianto bersujud syukur dan lega setelah dirinya dikunjungi oleh Babinsa dari Koramil 0809/11 Pare Kodim Kediri yang menawarkan program bedah Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) dari bapak Pangdam V/Brawijaya bersama Ibu Gubernur Jatim.
Hari ini, belasan personil TNI AD dari Koramil 0809/11 Pare Kodim Kediri dibantu warga membedah rumah bapak Rianto untuk disulap menjadi rumah minimalis yang sederhana ,aman, nyaman dan sehat. Minggu (5/7).
Rumah yang tidak layak dihuni milik bapak Rianto ini diubah oleh prajurit TNI AD menjadi Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu).
Komandan Koramil 0809/11 Pare Kodim Kediri Kapten Inf Warsito yang turun langsung kelokasi pada pagi itu ikut serta kerja bakti membedah gubuk milik bapak Rianto.
Danramil menjelaskan bahwa, " Rutilahu merupakan program dari bapak Pangdam V/Brawijaya bersama Gubernur Jawa Timur.
Program ini diperuntukkan kepada warga kategori kurang mampu yang tidak memiliki rumah sehat ( tidak layak huni) ,"ungkap Kapten Inf Warsito.
Untuk menemukan sasaran yang tepat, saya perintahkan Babinsa untuk kordinasi dulu dengan kepala desa dan RT yang ada diwilayah Kecamatan Pare, sehingga ditemukanlah rumah bapak Rianto ini yang kondisinya cukup memprihatinkan.
Ini merupakan berkat kerja sama para Babinsa untuk mengetahui sedini mungkin kepada warga kita yang sangat memerlukan bantuan, " jelas Danramil 0809/11 Pare.
Dan kami berharap, mudah - mudahan atas kerja sama kita dengan warga ini, dapat menjadikan rumah bapak Rianto menjadi rumah yang layak huni," pungkasnya.
Di lokasi yang sama, Ketua RT 11 bapak Sukamto mengaku sangat berterima kasih atas kehadiran bapak - bapak TNI dari Koramil 0809/11 Pare ini yang telah peduli terhadap warganya tersebut.
Kata Sukamto, dari dulu bapak Rianto ini hidup sebatang kara tidak mempunyai sanak saudara ,yang hanya menggantungkan hidupnya sebagai buruh, Dan untuk makan saja pun tidak ditentukan,"katanya.
Jadi untuk membangun rumah hingga saat ini belum terwujud,"tutur Bapak Sukamto.
Kami mewakili warga RT 11 dalam hal ini mengucapkan terima kasih banyak kepada TNI yang telah peduli terhadap warga kami bapak Rianto yang benar benar membutuhkan bantuan untuk membedah rumahnya menjadi rumah yang layak dihuni, aman ,nyaman dan sehat,"terang Sukamto.
Sementara pemilik rumah bapak Rianto sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak Koramil Pare yang telah membantu dirinya dalam mewujudkan rumah impian layak huni,"ungkap Rianto.
Di lokasi yang sama pula ,Bati Bakti TNI Koramil 0809/11 Pare Serma Agus Prayitno mengungkapkan terkait jumlah sasaran Rutilahu yang ada di wilayah Kecamatan Pare dan Kecamatan Badas pada tahun ini berjumlah 18 sasaran diantaranya satu sasaran rumah warga di Desa Bendo, Desa Pelem, Desa Gedangsewu, Desa Bringin, Desa Tretek, Desa Tunglur, Desa Lamong ,Desa Badas, Desa Sumberbendo, Desa Tulungrejo, Desa Blaru, Desa Sambirejo, Desa Sidorejo ,Desa Sekoto, Kelurahan Pare dan dua sasaran di Desa Canggu Kecamatan Badas.
Kami berharap semoga bantuan ini dapat membantu warga di wilayah Kecamatan Pare dan Badas yang belum memiliki runah yang layak,"Ungkap Serma Agus Prayitno.
Reporter : Indah Merin. S
Editor. : Hariono
Via
kabardesa




Posting Komentar