kabardesa
Bapak Rianto (59) warga Jln. Anyelir Tulungrejo Pare mengucapkan terimakasih kepada Danramil 0809/11 Pare Kodim Kediri Kapten Inf Warsito dan Personil dalam Membedah Rumahnya.
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Program bedah rumah yang digalakkan oleh Pangdam V/Brawijaya bersama Gubernur Jatim sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kediri yang tidak mempunyai hunian rumah yang bersih, sehat dan aman (kumuh).
Pada tahun sebelumnya di tahun 2019 ,program Rutilahu itu menjadi program yang dinanti nanti oleh warga dalam mengentaskan kemiskinanan pendudukDan akhirnya, tahun 2020 program Rutilahu tersebut kembali dilaksanakan. Minggu (5/7).
Ungkapan terima kasih kepada segenap aparat khususnya kepada TNI yang telah memberikan bantuan program Rutilahu ini yang dikerjakan secara gotong royong ini ,mampu merangkul semua elemen.
Hal itu disampaikan langsung oleh salah satu warga yang bertempat tinggal di Jln Anyelir Dusun Mangunrejo Desa Tulungrejo Kecamatan Pare bernama bapak Rianto (59) warga yang mendapat program bantuan bedah rumah dari Pangdam V/Brawijaya bersama Gubernur Jatim,
Dihadapan Danramil 0809/11 Pare Kodim Kediri, bapak Rianto mengutarakan terima kasihnya atas bantuan dari TNI yang telah membantu dirinya untuk mewujudkan rumah impian yang diidamankan.
Matur Nuwun bapak Danramil Sampon Mbantu Kulo, Mugi Dados Griyo Engkang Manfaat, Saget Damel Tilem Sakbendinten, "Terima Kasih bapak Danramil,l Sudah Membantu Saya, Mudah mudahan bisa menjadi rumah yang bermanfaat untuk tidur saya setiap hari, "Ungkap Rianto.
Tidak butuh waktu lama, rumah bapak Rianto yang berdiri diatas lahan 5,5 ru dengan ukuran rumah luas 4x6 yang terbuat dari dinding bambu tersebut dibedah dan dirobohkan oleh personel TNI dari Koramil 11 Pare bersama warga, dan langsung dikerjakan untuk dirubah menjadi rumah tinggal layak huni.
Danramil 0809/11 Pare Kapten Inf Warsito menuturkan, "Mudah mudahan program bedah rumah bagi warga miskin yang kami kerjakan di wilayah Pare dan Badas ini dapat bermanfaat ,rumah yang sebelumnya kumuh dan tak layak huni akan kita bantu untuk menjadi rumah yang layak huni sehat aman dan nyaman.
Kata Danramil, Jika program bedah rumah Rutilahu ini merupakan program dari bapak Pangdam V/Brawijaya bersama Ibu Gubernur Jatim untuk mengentaskan kemiskinan. Dan semoga bapak Rianto senang dan bisa menempati rumahnya nanti dengan nyaman ,aman tanpa ada rasa cemas saat musim hujan tiba, Ujar Kapten Inf Warsito.
Sementara Babinsa Desa Tulungrejo Serda Choirul Yudi mengatakan, " program Rutilahu ini sasarannya adalah warga miskin yang tidak mampu memiliki rumah hunian yang aman nyaman dan sehat,
Kami sebelumnya berkordinasi dengan Kepala Desa dan RT di wilayah binaan kami untuk mengusulkan rumah bapak Rianto dibantu dalam bedah rumah.
Alhamdulillah kita semua sepakat TNI bersama Pemerintah Desa Tulungrejo dan warga sekitar untuk membedah rumah bapak Rianto ,"katanya
Sebagai Babinsa, Serda Choirul Yudi juga menambahkan, "Jika bapak Rianto ini hidup sebatang kara tanpa sanak saudara, bapak Rianto bekerja sebagai buruh srabutan, dengan penghasilan upah kerja Rp 20 ribu per hari, kondisi rumah bapak Rianto ini cukup memprihatinkan ,semua dindingnya terbuat dari bambu yang saat kami cek sudah dimakan usia, lantainya pun masih belum dirabat alias beralaskan tanah,"Tutur Babinda Tulungrejo.
Bahkan kamar mandi milik bapak Rianto sumurnya masih manul menggunakan pompa air , dan wc nya pun juga belum punya, Kami bersama pemerintah dan warga sangat kasihan sekali.
Untuk itu kami datang untuk menawarkan program bedah rumah, dan hari ini langsung kita kerjakan bersama belasan anggota Koramil 11 Pare dan warga,"pungkasnya.
Reporter : Indah Merin. S
Editor. : Hariono
Matur Nuwun Bapak TNI, Ucap Rianto Warga Anyelir Pare Saat Rumahnya dapat Program Bedah Rumah
Bapak Rianto (59) warga Jln. Anyelir Tulungrejo Pare mengucapkan terimakasih kepada Danramil 0809/11 Pare Kodim Kediri Kapten Inf Warsito dan Personil dalam Membedah Rumahnya.
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Program bedah rumah yang digalakkan oleh Pangdam V/Brawijaya bersama Gubernur Jatim sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kediri yang tidak mempunyai hunian rumah yang bersih, sehat dan aman (kumuh).
Pada tahun sebelumnya di tahun 2019 ,program Rutilahu itu menjadi program yang dinanti nanti oleh warga dalam mengentaskan kemiskinanan pendudukDan akhirnya, tahun 2020 program Rutilahu tersebut kembali dilaksanakan. Minggu (5/7).
Ungkapan terima kasih kepada segenap aparat khususnya kepada TNI yang telah memberikan bantuan program Rutilahu ini yang dikerjakan secara gotong royong ini ,mampu merangkul semua elemen.
Hal itu disampaikan langsung oleh salah satu warga yang bertempat tinggal di Jln Anyelir Dusun Mangunrejo Desa Tulungrejo Kecamatan Pare bernama bapak Rianto (59) warga yang mendapat program bantuan bedah rumah dari Pangdam V/Brawijaya bersama Gubernur Jatim,
Dihadapan Danramil 0809/11 Pare Kodim Kediri, bapak Rianto mengutarakan terima kasihnya atas bantuan dari TNI yang telah membantu dirinya untuk mewujudkan rumah impian yang diidamankan.
Matur Nuwun bapak Danramil Sampon Mbantu Kulo, Mugi Dados Griyo Engkang Manfaat, Saget Damel Tilem Sakbendinten, "Terima Kasih bapak Danramil,l Sudah Membantu Saya, Mudah mudahan bisa menjadi rumah yang bermanfaat untuk tidur saya setiap hari, "Ungkap Rianto.
Tidak butuh waktu lama, rumah bapak Rianto yang berdiri diatas lahan 5,5 ru dengan ukuran rumah luas 4x6 yang terbuat dari dinding bambu tersebut dibedah dan dirobohkan oleh personel TNI dari Koramil 11 Pare bersama warga, dan langsung dikerjakan untuk dirubah menjadi rumah tinggal layak huni.
Danramil 0809/11 Pare Kapten Inf Warsito menuturkan, "Mudah mudahan program bedah rumah bagi warga miskin yang kami kerjakan di wilayah Pare dan Badas ini dapat bermanfaat ,rumah yang sebelumnya kumuh dan tak layak huni akan kita bantu untuk menjadi rumah yang layak huni sehat aman dan nyaman.
Kata Danramil, Jika program bedah rumah Rutilahu ini merupakan program dari bapak Pangdam V/Brawijaya bersama Ibu Gubernur Jatim untuk mengentaskan kemiskinan. Dan semoga bapak Rianto senang dan bisa menempati rumahnya nanti dengan nyaman ,aman tanpa ada rasa cemas saat musim hujan tiba, Ujar Kapten Inf Warsito.
Sementara Babinsa Desa Tulungrejo Serda Choirul Yudi mengatakan, " program Rutilahu ini sasarannya adalah warga miskin yang tidak mampu memiliki rumah hunian yang aman nyaman dan sehat,
Kami sebelumnya berkordinasi dengan Kepala Desa dan RT di wilayah binaan kami untuk mengusulkan rumah bapak Rianto dibantu dalam bedah rumah.
Alhamdulillah kita semua sepakat TNI bersama Pemerintah Desa Tulungrejo dan warga sekitar untuk membedah rumah bapak Rianto ,"katanya
Sebagai Babinsa, Serda Choirul Yudi juga menambahkan, "Jika bapak Rianto ini hidup sebatang kara tanpa sanak saudara, bapak Rianto bekerja sebagai buruh srabutan, dengan penghasilan upah kerja Rp 20 ribu per hari, kondisi rumah bapak Rianto ini cukup memprihatinkan ,semua dindingnya terbuat dari bambu yang saat kami cek sudah dimakan usia, lantainya pun masih belum dirabat alias beralaskan tanah,"Tutur Babinda Tulungrejo.
Bahkan kamar mandi milik bapak Rianto sumurnya masih manul menggunakan pompa air , dan wc nya pun juga belum punya, Kami bersama pemerintah dan warga sangat kasihan sekali.
Untuk itu kami datang untuk menawarkan program bedah rumah, dan hari ini langsung kita kerjakan bersama belasan anggota Koramil 11 Pare dan warga,"pungkasnya.
Reporter : Indah Merin. S
Editor. : Hariono
Via
kabardesa




Posting Komentar