peristiwa
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM -
Dua hari pencarian terhadap korban atas nama Rhohmad Romadhon (16) ,Remaja asal Dusun Telukan Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih yang hanyut di Sungai Berantas Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri pada Minggu 13 April 2020 kemarin akhirnya berhasil ditemukan. Rabu (15/4/2020).
Jasad seorang remaja yang berenang bersama kawan kawannya pada Minggu kemarin tersebut ditemukan oleh seorang warga yang hendak memancing dilokasi pinggiran Sungai Berantas.
Pukul 10:30 WIb. Jasad itu diketahui menyangkut di semak semak dekat gerombolan pohon bambu.
Mendengar kabar tersebut, petugas gabungan dari anggota Koramil 07/Ngadiluwih,Polsek Mojo, Polsek Ngadiluwih,BNPB ,Basarnas dan Perangkat Desa setempat langsung menuju ke lokasi temuan mayat korban.
Kapten Czi Kustoyo Danramil 07/Ngadiluwih Kodim Kediri saat dikonfirmasi awak media mengatakan ," Bahwa hari ini pencarian terhadap korban seorang remaja atas nama Rhohmad Romadhon yang hanyut pada minggu kemarin sudah berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa lagi.
Korban ini ditemukan oleh seorang warga yang hendak memancing ikan di sekitaran sungai Brantas ,"Kata Kapten Czi Kustoyo kepada awak media.
Warga melihat ada sesosok jasad yang terapung didekat gerombolan pohon bambu lalu dilaporkan kepada perangkat Desa Petok dan diteruskan ke Polsek Mojo,"Terang Danramil 07/Ngadiluwih.
Mendengar informasi tersebut ,Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Petok langsung meluncur kelokasi dan menghubungi pihak Tim Basarnas dan Tim BNPB Kabupaten Kediri,"Jelas Danramil.
Tim Basarnas dan BNPB yang tiba kelokasi langsung mengevakuasi jasad korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk di lakukan pemeriksaan dan outupsi.
Usai dilakukan otoupsi dan pensucian, Kemudian jenazah tersebut diantarkan ke rumah duka yang berada di Dusun Telukan Desa Seketi Kecamatan Ngaduwih guna dimakamkan di TPU.
Kedatangan jenazah dirumah duka sempat membuat pihak orang tua dan kerabat saudaranya menangis histeris lantaran sebuah takdir yang tidak diinginkan terjadi dan menimpa anaknya,"Pungkasnya.
Reporter : Indah Merin,S
Editor. : Hariono
Dua Hari Pencarian, Jasad Rahmad Rhomadhon Akhirnya Berhasil di Temukan
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM -
Dua hari pencarian terhadap korban atas nama Rhohmad Romadhon (16) ,Remaja asal Dusun Telukan Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih yang hanyut di Sungai Berantas Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri pada Minggu 13 April 2020 kemarin akhirnya berhasil ditemukan. Rabu (15/4/2020).
Jasad seorang remaja yang berenang bersama kawan kawannya pada Minggu kemarin tersebut ditemukan oleh seorang warga yang hendak memancing dilokasi pinggiran Sungai Berantas.
Pukul 10:30 WIb. Jasad itu diketahui menyangkut di semak semak dekat gerombolan pohon bambu.
Mendengar kabar tersebut, petugas gabungan dari anggota Koramil 07/Ngadiluwih,Polsek Mojo, Polsek Ngadiluwih,BNPB ,Basarnas dan Perangkat Desa setempat langsung menuju ke lokasi temuan mayat korban.
Kapten Czi Kustoyo Danramil 07/Ngadiluwih Kodim Kediri saat dikonfirmasi awak media mengatakan ," Bahwa hari ini pencarian terhadap korban seorang remaja atas nama Rhohmad Romadhon yang hanyut pada minggu kemarin sudah berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa lagi.
Korban ini ditemukan oleh seorang warga yang hendak memancing ikan di sekitaran sungai Brantas ,"Kata Kapten Czi Kustoyo kepada awak media.
Warga melihat ada sesosok jasad yang terapung didekat gerombolan pohon bambu lalu dilaporkan kepada perangkat Desa Petok dan diteruskan ke Polsek Mojo,"Terang Danramil 07/Ngadiluwih.
Mendengar informasi tersebut ,Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Petok langsung meluncur kelokasi dan menghubungi pihak Tim Basarnas dan Tim BNPB Kabupaten Kediri,"Jelas Danramil.
Tim Basarnas dan BNPB yang tiba kelokasi langsung mengevakuasi jasad korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk di lakukan pemeriksaan dan outupsi.
Usai dilakukan otoupsi dan pensucian, Kemudian jenazah tersebut diantarkan ke rumah duka yang berada di Dusun Telukan Desa Seketi Kecamatan Ngaduwih guna dimakamkan di TPU.
Kedatangan jenazah dirumah duka sempat membuat pihak orang tua dan kerabat saudaranya menangis histeris lantaran sebuah takdir yang tidak diinginkan terjadi dan menimpa anaknya,"Pungkasnya.
Reporter : Indah Merin,S
Editor. : Hariono
Via
peristiwa



Posting Komentar