sosial
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Tiga orang warga Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri yang merupakan peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) secara sukarela mengundurkan diri dari kepesertaan, Kamis (27/2/2020)0
Pengunduran tiga peserta ini dilakukan secara sukarela oleh peserta lantaran kondisi ekonominya sudah meningkat.
Dikatakan Petugas Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kecamatan Badas Lina Mas'udah S.Pi saat dikonfirmasi awak media mengatakan" Hari ini ada tiga peserta warga Desa Blaru yang mengundurkan diri dari ke ikut sertaan Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dikarenakan secara ekonomi tiga peserta KPM tersebut sudah cukup mampu dalam hal ekonomi, dan bantuan tersebut akan diberikan kepada orang lain yang benar benar membutuhkan" tutur Lina Mas'udah.
Progran PKH merupakan program Pemerintah dalam memberi bantuan kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH ,dan Pada tahun 2019 Pemerintah telah menetapkan target penurunan kemiskinan menjadi 7-8 persen sebagai mana yang tertuang didalan RPJMN 2015 - 2019"Jelas Lina Mas'udah S.Pi selaku Kesos Kecamatan Badas.
Seperti yang disampaikan salah satu peserta Keluarga Penerima Manfaat PKH Ibu Winarti dari Dusun Ngampelrejo Desa Blaru ,yang mana Ibu Wiarti ini telah mengundurkan diri dari keikutsertaan program PKH karena dirinya sudah mampu secara ekonomi . Melalui Pendamping PKH Aries Nour Rohman S.Pd ,Ibu Winarti mengajukan surat pernyataan pengunduran diri secara mandiri dan sukarela. Adanya KPM yang mengundurkan diri karena merasa tidak miskin lagi ,Kata Lina Mas'udah kepada awak media.
Ia merasa senang dan bangga sekali kepada para KPM yang telah sadar dengan sendirinya dan berani jujur tentang kemampuan ekonominya ,Dan saya berharap ini bisa menjadi contoh untuk masyarakat lainnya"pungkasnya.
Reporter : Indah Merin,S
Editor. : Hariono
Sudah Cukup Ekonomi, 3 Peserta Keluarga Penerima Manfaat PKH Desa Blaru Mengundurkan Diri
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Tiga orang warga Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri yang merupakan peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) secara sukarela mengundurkan diri dari kepesertaan, Kamis (27/2/2020)0
Pengunduran tiga peserta ini dilakukan secara sukarela oleh peserta lantaran kondisi ekonominya sudah meningkat.
Dikatakan Petugas Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kecamatan Badas Lina Mas'udah S.Pi saat dikonfirmasi awak media mengatakan" Hari ini ada tiga peserta warga Desa Blaru yang mengundurkan diri dari ke ikut sertaan Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dikarenakan secara ekonomi tiga peserta KPM tersebut sudah cukup mampu dalam hal ekonomi, dan bantuan tersebut akan diberikan kepada orang lain yang benar benar membutuhkan" tutur Lina Mas'udah.
Progran PKH merupakan program Pemerintah dalam memberi bantuan kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH ,dan Pada tahun 2019 Pemerintah telah menetapkan target penurunan kemiskinan menjadi 7-8 persen sebagai mana yang tertuang didalan RPJMN 2015 - 2019"Jelas Lina Mas'udah S.Pi selaku Kesos Kecamatan Badas.
Seperti yang disampaikan salah satu peserta Keluarga Penerima Manfaat PKH Ibu Winarti dari Dusun Ngampelrejo Desa Blaru ,yang mana Ibu Wiarti ini telah mengundurkan diri dari keikutsertaan program PKH karena dirinya sudah mampu secara ekonomi . Melalui Pendamping PKH Aries Nour Rohman S.Pd ,Ibu Winarti mengajukan surat pernyataan pengunduran diri secara mandiri dan sukarela. Adanya KPM yang mengundurkan diri karena merasa tidak miskin lagi ,Kata Lina Mas'udah kepada awak media.
Ia merasa senang dan bangga sekali kepada para KPM yang telah sadar dengan sendirinya dan berani jujur tentang kemampuan ekonominya ,Dan saya berharap ini bisa menjadi contoh untuk masyarakat lainnya"pungkasnya.
Reporter : Indah Merin,S
Editor. : Hariono
Via
sosial


Posting Komentar